oleh

“Ruang Pamer Ikan” di Wisata Bukit Cinta Dinilai Kecewakan Pengunjung

Bangunan ‘Ruang Pamer Ikan’ di kawasan wisata Bukit Cinta Rawa Pening yang sudah kosong. (Foto Heru).

Metropos.id, Ungaran – “Ruang Pamer Ikan” di kawasan wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Kec Banyubiru, Kab Semarang yang dibiarkan kosong tidak ada ikan yang dipamekan banyak dinilai ‘mengecewakan’ pengunjung atau wisatawan yang berkunjung di Bukit Cinta. Wisatawan dari berbagai daerah sangat ‘tercengang’ ketika masuk ruangan untuk melihat ikan yang dipamerkan ternyata sama sekali tidak ada ikan yang dipamerkan dan hanya ruang pengap dan kotor.

Salah seorang pengunjung asal Semarang Arsi Kurnia (45) mengaku kaget dan tercengang setelah masuk ke dalam “Ruang Pamer Ikan” tersebut. Karena, di dalam ruangan itu tidak ada apapun alias kosong dan ruangannya pun berdebu, pengap dan kotor. Harusnya jika memang tidak ada ikan yang dipemarkan, lebih baik ruangan ini ditutup pintunya dan pengunjung dilarang masuk.

“Karena pintunya juga dibuka, sehingga kami tertarik untuk masuk melihat ikan-ikan yang dipamerkan di Ruang Pamer Ikan. Ternyata setelah masuk dalam ruangan, tidak ada apa-apanya dan kondisi ruangannya juga tidak terawat. Ini kan mengecewakan pengunjung atau wisatawan yang berkunjung. Anehnya, mengapa ruangan ini dibiarkan terbuka,” kata Arsi Kurnia dan rombongan dari Semarang.

Ungkapan lain disampaikan pasutri Ratmadi (49) dan Nurhayati (44) warga Randublatung, Kab Blora. Dengan melihat “Ruang Pamer Ikan” Bukit Cinta Rawa Pening berharap dapat melihat dan mengetahui jenis ikan apa saja yang dipamerkan. Ternyata setelah masuk ruangan hanya melihat ruangan kosong dan kondisinya tidak terawat. Ini sama saja membuat pengunjung Bukit Cinta merasa kecewa.

“Harusnya, ruangan itu ditutup sehingga tidak mengecewakan pengunjung atau wisatawan di Bukit Cinta. Masih beruntung, karena di lokasi wisata Bukit Cinta ini, pengunjung masih bisa menikmati wisata air dengan naik perahu ataupun jalan-jalan di taman. Ini sama saja menipu wisatawan, ada ruang pamer ikan tetapi kenyataannya kosong tanpa ada yang dipamerkan,” ujar Ratmadi.

Kepada Dinas Pariwisata Kab Semarang Heru Subroto mengatakan, bahwa benar jika Ruang pamer Ikan itu kosong. Harusnya ruangan itu dipergunakan untuk aquarium yang berisi berbagai jenis ikan. Karena, saat pandemi Covid-19 harus tutup total sehingga banyak ikan di aquarium yang mati. Dan untuk sementara aquarium diamankan atau disimpan.

“Ruangan itu awalnya untuk penempatan aquarium yang berisi berbagai jenis ikan. Karena ada pandemi Covid-19 akhirnya ditutup total dan ikan-ikan di aquarium pada mati. Selanjutnya, aquarium kita amankan dan disimpan. Kedepannya, akan kami ajukan angggaran untuk pemenuhan Rumah Pamer Ikan itu dan butuh perencanaan anggaran yang matang. Rencananya akan dibuat ruang pamer dengan audio lengkap atau semacam ‘3 Dimensi’. Ini semua masih dalam gagasan atau perencanaan,” tandas Heru Subroto ketika dikonfirmasi pada Selasa (10/1/2023). (Heru/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed