oleh

Peradi Otto Hasibuan Gelar UPA, Diikuti 3.385 Peserta Di 43 Kota se-Indonesia

Saat UPA Peradi di Kota Magelang (Foto Panji)

Metropos.id, Magelang – UPA (Ujian Profesi Advokat) Peradi digelar serentak di 43 Kota di Indonesia, salah satunya di Kota Magelang, yakni di Kampus Fakultas Hukum UNIMMA, yang diikuti 3.385 peserta, yang dimulai pukul 09.00 WIB, Hal ini disampaikan Ketua DPC Peradi Magelang Ida Wahidatul Hasanah, S.H, M.H, Sabtu, (17/6/2023).

Pada kesempatan itu Ida menyampaikan untuk peserta bertempat ujian di Magelang dengan jumlah 31 peserta yang berasal dari Kota Magelang, Kab. Magelang, Kab. Purworejo, Kab. Kebumen dan Kab. Wonosobo.

“Adapun tim observer pengamat dari Peradi yang bertugas di Magelang yakni Evaningsih, S.H dari DPN Jakarta, Sekertaris DPC Peradi Magelang Aryo Garudo, S.H, M.H yang dihadiri Korwil Jateng H. Deddy Suwadi, S.R, S.H dan Dr. Kardi Sukarna, S.H, M.Hum, Ketua DPC Karang anyar, dan setiap tahun selalu ada peningkatan peserta khususnya DPC Magelang,” ujarnya.

DPC Peradi Magelang kata Ida sebagai tempat penyelenggaraan UPA yang kedua kalinya bertempat di Fakuktas Hukum Unimma Kampus II Magelang.

Ida menyebutkan bahwa peserta UPA di Magelang sebagian besar adalah peserta PKPA (Pendidikan dan Pelatihan Profesi Advokat) yang diselenggarakan oleh DPC Peradi Megelang bekerja sama dengan Fakultas Hukum Unimma.

“Saat ini sedang dipersiapkan penyelenggaraan PKPA angkatan ke 4 kerjasama DPC Peradi Magelang dengan Unimma yang pelaksanaannya akan dimulai besok pada tanggal 1 Juli 2023,” sebutnya.

Lebih lanjut Ida menjelaskan PKPA dan UPA dilaksanakan di Magelang dengan maksud dan tujuan agar lulusan sarjana Hukum yang berdomisili di wilayah eks karesidenan Kedu.

“DPC Peradi Magelang adalah PERADI dengan Ketua Umum Prof Otto Hasibuan,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Umum Peradi Otto Hasibuan menuturkan UPA tersebut rutin digelar setiap tahun.

Menurutnya, permintaan untuk mengikuti ujian tersebut cukup banyak, sehingga UPA digelar dibanyak kota untuk memudahkan dan meringankan para calon advokat ‎guna mengikutinya, baik dari segi biaya, waktu, dan faktor lainnya.‎

Untuk jumlah peserta paling banyak, lanjut Otto, seperti biasa kembali didominasi oleh DKI Jakarta.

“Kita menyelenggarakan ujian 2 kali setahun. Pesertanya rata-rata 10 ribu. Jadi total setahun rata-rata 10 ribu yang ikut,” lanjutnya.

Sedangkan untuk persentasi kelulusan UPA, Otto menyampaikan setiap tahunnya terus mengalami kenaikan, seperti pada tahun 2005 lalu, angka kelulusannya hanya 10 persen.

“Naik 15%, ke 32%, stuck di ‎52%. Tapi sekarang sudah ada kenaikan, karena mungkin mereka mulai sadar dan menguasai ilmunya dengan baik,” ungkapnya.

‎Ia menegaskan, penentuan kelulusan UPA ini sangat objektif dan independen karena Peradi menggunakan pihak ketiga dan menerapkan zero KKN. Meski demikian, animo untuk menjadi advokat anggota Peradi ini sangat tinggi.

“Bahkan yang mengikuti pendidikan advokat di Peradi itu, setiap tahunnya hampir 10 ribu orang sarjana hukum mengikuti pendidikan advokat di Peradi kita ini, walaupun tidak semuanya lulus,” tegasnya.

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada peserta karena masih mau bersusah payah mengikuti UPA yang digelar Peradi.

“Karena kita tahu juga ada yang tanpa ujian pun bisa menjadi advokat. Tapi Anda tidak memilih itu, saya bangga kepada kalian semua,” ucap Otto.‎

Sedangkan Ketua Panitia UPA 2023, R Dwiyanto Prihartono, menerangkan, pelaksanaan UPA di 43 kota itu mulai dari Banda Aceh hingga Sorong, Papua. Penyelenggaraan UPA ini merupakan wujud nyata Peradi dalam melaksanakan tanggung jawabnya sesuai mandat Undang-Undang (UU) Advokat Nomor 18 Tahun 2003.

“Peradi menerapkan standar kelulusan yang tinggi dalam setiap UPA, begitu juga untuk PKPA,” terangnya.

Diakhir Dwi menjelaskan Peradi mengedepankan kualitas dari peserta yang lulus UPA Peradi demi kepentingan masyarakat agar ketika menggunakan jasa advokat Peradi, mendapat kepastian standar kompetensi dan integritasnya.

“Hanya para calon advokat yang benar-benar teruji yang dapat menyandang predikat advokat Peradi,” pungkasnya. (Panji/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed