oleh

Minta Dilibatkan Untuk Bekerja Dikawasan Industri, Warga Posong Demo

Warga Posong saat audiensi dengan PT Intiland (ft Mit)

METROPOS.ID II BATANG – Puluhan warga desa Posong, Kec. Tulis, Kab. Batang, Jawa Tengah, Rabu (31/7/2024) siang menggeruduk kantor PT. Intiland di kawasan Batang Industrial Park. Massa menggelar aksi dihalaman kantor, dengan menyuarakan sejumlah aspirasinya.

Zaenal salah seorang warga Posong usai berorasi menyebutkan, warga meminta pihak perusahaan mempertimbangkan dan melibatkan masyarakat adat, yang menjadi wilayah terdampak.

Dia meminta, pengelola kawasan industri wajib memprioritaskan warga setempat, yang selama ini terus terdampak dengan keberadaan aktivitas proyek pembangunan pabrik-pabrik yang ada dilokasi.

“Kami selaku warga terdampak harusnya mendapatkan prioritas untuk telibat dalam proyek itu,” ujarnya.

Namun sayangnya, hingga terkena polusi, warga mengaku belum juga mendapat kompensasi.

Zaenal menegaskan, selama ini warga Posong hanya diposisikan sebagai tenaga kasar. Padahal menurutnya, warga Posong banyak yang berpotensi dibidang lainnya, diantaranya sebagai kontraktor. Massa mengancam akan terus menggelar aksi serupa, jika tuntuntan mereka belum dipenuhi.

Ahmad Yusuf selaku Proyek Manager PT. Intiland saat ditemui perwakilan warga menyampaikan, jika pihaknya selalu terbuka dengan warga. Jika memang ada warga Posong yang mempunyai CV atau badan hukum, kami terbuka dan mempersilahkan warga untuk ikut bergabung bekerja.

Dijelaskan Ahmad, selama 4 tahun proses pembangunan, banyak juga tenaga kerja dari Posong yang dilibatkan.

Ahmad menyayangkan, seharusnya potensi ini bisa dikelola sendiri oleh desa dengan membuat badan usaha.

Ahmad, pihaknya nanti juga akan membutuhkan hingga 3000 tenaga kerja yang di blok D.

Dia berjanji akan melibatkan dan mengutamakan masyarakat setempat. Setelah dilakukan audiensi, masyarakat akhirnya membubarkan diri. Aksi ini berjalan tertib dengan pengawalan petugas dari Polsek dan Koramil Tulis. (Mit/Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed