Saat rapat sosialisasi (ft @wg)
METROPOS.ID II GROBOGAN – Pemerintah Desa (Pemdes) Sugihmanik, Kec. Tanggungharjo, Kab. Grobogan, gelar sosialisasi pembangunan akses jalan, sesuai dengan surat undangan yang dikeluarkan oleh Pemdes setempat bagi warganya, Rabu (19/3/2025).
Acara di hadiri Slamet Sanyoto selaku Camat Tanggungharjo, Kepala Desa Sugihmanik Imam Santoso beserta perangkatnya, Ketua BPD Sugihmanik, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan puluhan warga diaula desa setempat.
Pada sosialisasi tersebut Ketua BPD menyampaikan ke warga sekitar RT 04/RW 01 bahwa akan ada pembangunan pabrik disekitar pemukiman warga dengan membangun akses jalan menuju kawasan pabrik tersebut.
“Besar harapannya bisa meningkatkan perekonomian warga setempat, tentunya warga bisa bekerja di perusahaan atau pabrik tersebut,” harapnya.
Namun pada sosialisasi itu sejumlah warga menyayangkan, karena dari pihak investor yakni PT Alib yang sedianya akan membangun pabrik tidak hadir.
Diawal sebelum acara sosialisasi, Kepala Desa Sugihmanik Imam Santoso saat di konfirmasi membenarkan terkait acara sosialisasi pembangunan akses jalan sesuai undangan yang disampaikan ke warga.
“Nantinya akan dibangun akses jalan menuju ke kawasan pabrik, karena tanah tersebut aset desa yang digunakan untuk aktivitas masyarakat di beberapa RW, maka kita adakan rapat atau sosialisasi dengan warga karena itu ada di permukiman maka kami harus mencari solusi yang baik untuk kita semua dan itu sewa jalan yang akan di lalui oleh PT Alib harus bayar ke desa,” terangnya.
Adapun menurut salah seorang Tokoh Masyarakat setempat Nurwibowo yang biasa di panggil Kaji Bowo yang merupakan eks anggota DPRD Grobogan selama 3 periode ini mengungkapkan bahwa sebaiknya jalan tersebut diserahkan ke Kabupaten agar lebih baik.
“Nanti yang beli jalan tersebut PT. Alib dan diserahkan ke Kabupaten Grobogan biar penanganannya dilakukan oleh dinas terkait, seperti yang terjadi pada PT. Semen, itu yang beli mereka dan diserahkan ke Pemkab. Grobogan. Kalau ini buat seperti itu saya kira baik,” ungkapnya.
“Satu lagi, jalan tersebut digunakan oleh beberapa dusun saya minta mereka juga dipanggil untuk ikut sosialisasi ini mereka juga menggunakan jalan itu untuk beraktivitas sehari-hari,” tambahnya.
Sementara itu dari sejumlah informasi yang didapat menerangkan bahwa masih ada sengketa soal tanah PT. Alib.
“Kami senang bila nanti ada kawasan industri di Sugihmanik ini berarti masyarakat bisa bekerja dan bisa mengangkat per ekonomian di desa ini, masyarakat bisa bekerja bisa berjualan dikawasan tersebut,” pungkasnya. (@wg/red).











Komentar