Salah satu saksi yang diperiksa, Vika asal Jawa Timur terkait kasus Bupati Pekalongan.(ft kmit).
METROPOS.ID || KOTA PEKALONGAN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami keterangan sejumlah saksi dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Bupati Kab. Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq.
Pemeriksaan berlangsung pada Rabu (17/6/2026) di Aula Posko Operasi Polres Pekalongan Kota. Salah satu saksi yang diperiksa, Vika, mengungkapkan bahwa selama proses berlangsung ia menerima sekitar 10 pertanyaan dari penyidik. Materi pemeriksaan yang disampaikan utamanya berkaitan dengan transaksi jual beli emas, serta sempat menyinggung rekening milik ajudan bupati.
“Sekitar 10 pertanyaan. Tidak banyak. Yang dibahas tentang transaksi dengan emas,” ujar Vika kepada awak media usai menjalani pemeriksaan.
Ketika ditanya lebih rinci, ia menyebut nama Siti Hanikatun dan Aji sebagai ajudan yang dimaksud dalam pertanyaan terkait rekening tersebut. Namun, Vika tidak dapat menjelaskan kaitan rekening maupun transaksi emas itu dengan perkara yang sedang ditangani, serta tidak membeberkan jumlah nilainya. Ditanya apakah pemeriksaan juga menyentuh urusan kontrak pekerjaan atau kerjasama dengan pihak swasta, ia membantah tegas.
“Tidak ada, jual beli emas saja,” tegasnya.
Vika yang berasal dari Sidoarjo, Jawa Timur, juga mengaku tidak mengenal atau mengetahui latar belakang seluruh saksi lain yang hadir pada hari yang sama.
“Saya tidak tahu dan tidak kenal semuanya, saya dari Sidoarjo, Jawa Timur,” tambahnya.
Secara keseluruhan, KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap 14 saksi yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari birokrasi, legislatif, partai politik, hingga kalangan swasta dan wiraswasta.
Berikut daftarnya:
1. EMM – Staf DPD Partai Golkar Kab. Pekalongan
2. DS – Kasubag TU Pimpinan, Staf Ahli & Kepegawaian.
3. RPF – Wakil Ketua DPRD Kab. Pekalongan.
4. WAN – Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kab. Pekalongan.
5. SM – Kepala BPJS Kesehatan Kab. Pekalongan.
6. HCS – Pegawai Swasta.
7. IW – Pegawai Swasta.
8. JWH – Pegawai Swasta.
9. MWI – Pegawai Swasta.
10. AD – Pegawai Swasta.
11. SGO – Wiraswasta.
12. WO – Wiraswasta.
13. SF – Wiraswasta.
14. DHL – Wiraswasta.
Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya KPK mengumpulkan alat bukti dan memperjelas alur perkara. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari lembaga antirasuah terkait perkembangan penyidikan.(kmit/red).











Komentar