oleh

Minuman Unik Jelly Potter Kini Buka Cabang Resmi di Solo

-Solo-37 views

METROPOS.ID, SOLO – Banyaknya perusahaan gulung tikar akibat wabah COVID -19, rupanya tak berlaku pada perusahaan yang bergerak memproduksi minumam jelly bernama Jelly Potter. Minuman berisi jelly dengan beragam variasi rasa, saat ini tengah trend dimasyarakat khususnya kalangan anak muda.

Disemua booth (menggunakan gerobak) tak pernah sepi pembeli. Meski hanya dijual di sebuah gerobak kecil di pinggir jalan, namun tak membuat banyak orang urung membeli.

Seperti terlihat saat pembukaan Jelly Potter Indonesia cabang Solo di wilayah Nusukan, Banjarsari, Senin (31/8/2020) sore. Para pembeli rela antre untuk mendapatkan segelas minuman Jelly Potter yang terbuat dari gula murni dan bubuk import dengan banyak varian jenis dan rasa. Harganya  sangat terjangkau, cocok bagi kantong pelajar, yakni kisaran Rp 10 ribu per cup besar /16 oz untuk semua varian.

“Ini kantor cabang perdana Jelly Potter Indonesia, di Solo. Kenapa Solo, karena kami melihat pasar Jawa bagian tengah hingga timur terbuka lebar dan Solo sebagai kota kuliner dan jajanan kami berharap bisa menjadi sentralnya,” kata Edy Man, Direktur Jelly Potter Indonesia, kepada awak media.

Diakui, saat ini banyak bidang usaha mengalami kelesuan akibat terdampak pandemi COVID -19. Namun hal itu tidak berlaku bagi Jelly Potter. Banyak yang berminat menjadi mitra dengan cara franchise di beberapa kota. Nilai franchise disebutkan mulai Rp 20 jutaan dan itu  cukup terjangkau bagi yang ingin menjajal bisnis minuman yang sedang hits ini.

“Perusahaan ini sudah berdiri sejak 2 tahun lalu, dan sudah punya mitra (Franchise) jumlah lebih dari 2.000 di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh sampai Papua. Ini membuktikan minuman ini cepat laku dan menguntungkan”,  tuturnya.

Tidak hanya melulu bisnis, melalui jaringan yang sudah ada di seluruh Indonesia, Jelly Potter Indonesia juga mengajak para mitranya untuk berbagi dengan melakukan aksi sosial.

“Jadi tiap bulan kami ada program berbagi sosial. Kami ajak mitra menyisihkan keuntungan untuk program Jelly Potter Peduli. Kegiatan baksos ini dilakukan di daerah masing – masing”, imbuhnya. 

Diketahui, sebelum cabang resmi di Kota Solo berdiri, sedikitnya sudah ada 2 gerai beroperasi di daerah Mojosonggo, Solo dan Cemani, Sukoharjo. Dua gerai ini dikelola oleh seorang artis dangdut jebolan KDI yakni, Frida KDI yang merupakan warga Solo asli.

“Januari awal tahun 2020 saya mulai jadi mitra Jelly Potter, dan bulan ini sudah buka gerai kedua di Mojosongo. Mungkin dalam waktu dekat ada satu gerai lagi. Laku banget dan menguntungkan”, pungkas Frida yang ikut hadir dalam pembukaan Jelly Potter Indonesia di Solo. (Naura/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed