Metro Pos.id, Grobogan – Agus Sugiharto (29) warga Dusun Planjetan Rt.04/14 Desa Depok Kecamatan Toroh harus meregang nyawa di pinggir jalan Dusun Kedungmulyo Rt.07/09 Desa Sindurejo Kecamatan Toroh, Senin (25/3/2019), sekira pukul 10.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang di dapat menyebutkan, salah seorang warga Dusun Kemiri Rt.04/07 Desa Depok Kecamatan Toroh yakni pajiyo bin mangun (51) yang saat itu sedang mencangkul di sawah di hampiri korban yang juga sedang berada bekerja di sawah yang terletak di Dusun Kedungmulyo Rt. 07/09 Desa Sindurejo Kecamatan Toroh.
Saat itu,Korban berjalan kaki menuju parit yang berada di sekitar sawah yang berjarak sekitar 45 meter dari lokasi sawah korban.Saat berpapasan dengan pajiyo,Korban sempat berkata ”Pak sawahnya di aliri air dari parit saja”,tutur Pajiyo kepada metropos.
Namun,tak berselang lama, terdengar suara korban minta tolong. kemudian pajiyo mendatangi korban dan mlihat bahwa korban berpegangan pada tiang penerangan lampu jalan yang ada aliran arus listrik atau dalam kondisi tersetrum.Pajiyo lantas berusaha menolong dengan menarik tubuh korban namun ikut tersengat arus listrik hingga tubuhnya terpental.
Pajiyo berusaha berteriak minta tolong hingga warga lainnya berdatangan ke lokasi.Tak berselang lama,tangan korban dengan sendirinya terlepas dari tiang lampu penerangan jalan tersebut.Korban langsung di larikan ke Puskesmas Toroh I, namun saat sampai di Puskesmas Toroh I korban sudah meninggal dunia.
Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Agus Supriadi Siswanto, SH, SIK membenarkan kejadian tersebut, bahwa korban meninggal karena kesetrum aliran listrik.
“Di TKP kami menemukan barang bukti berupa tiang dan kabel yang di aliri arus listrik serta pakaian yang di pakai korban dan keterangan dari hasil pemeriksaan Telapak tangan kanan membiru akibat tersengat arus listrik,” terangnya.Selain itu pada tubuh korban tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.
“Korban murni meninggal karena tersengat aliran listrik,” tandasnya. (Awg).












Komentar