METROPOS.ID, BOYOLALI – Jembatan penghubung antar desa di Kec. Musuk, tiba – tiba ambrol. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, jembatan itu tidak dapat dilintasi.
Dari informasi yang dihimpun, Sabtu (11/4) jembatan tersebut menghubungkan beberapa Desa yaitu Ds. Karang Kendal, Ds. Lanjaran dan Ds. Sumur, Kec. Taman Sari.
Menurut warga sekitar, Sugimin (50) mengatakan jembatan jurang tembelik merupakan jalan penghubung antar desa sekaligus jalan pintas. Jembatan ini merupakan akses jalan perekonomian bagi warga lereng Merapi untuk pendistribusian hasil usahanya.
“Ambrolnya jembatan, warga pun kini harus memutar melewati jalan lain yang jaraknya lebih jauh sekitar 5 km, karena tidak bisa dilalui baik kendaraan roda 2 maupun pejalan kaki,” kata Sugimin, saat ditemui di lokasi.
Ia menjelaskan, kejadian ambrolnya jembatan sekitar pukul 01.00 WIB dini hari tadi, jembatan tersebut ambrol pada lantainya. Ditengah – tengah jembatan itu terlihat bolong dengan diameter sekitar 3-4 meter, kontruksi dibawah tergerus pada musim penghujan ini.
“Kontruksi dibawah terkikis dan akhirnya amblas ke bawah,” ujarnya.
Ia berharap jembatan ini segera diperbaiki oleh Pemerintah.
“Harapan kami ya segera ada penanganan dari Instansi terkait,” pungkasnya.
Kini jalan menuju jembatan itu ditutup warga dengan dipalang menggunakan bambu. (Mul/Red).












Komentar