Metropos.id,Kendal – Kembali,Jaringan Relawan Handal Anak Negeri (JRHAN) mendeklarasikan kemenangan Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-Ma’ruf Amin di lapangan Bahari, Tawang, Rowosari, Sabtu (4/5/2019) malam.
Dalam Deklarasi dan Ngaji Kebangsaan di hadiri Tokoh Lintas Agama, Tokoh Ulama, Forkompincam, Tokoh Masyarakat dan Gus Muwafik dari Jogja. Setidaknya ada 10 ribu jama’ah dari berbagai daerah ikut meramaikan acara tersebut.
Ketua JRHAN Heri Meidianto mengatakan, Deklarasi ini merupakan rangkaian syukuran Kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilu 2019, sekaligus pernyataan sikap keluarga JRHAN menolak keras serta melawan adanya Radikalisme di Negeri ini dan akan membentengi Negeri ini dari semua upaya yang bermaksud melawan Konstitusi.
“Kami mengajak semua anak negeri untuk bersama menjaga perbedaan suku, agama, ras dan golongan, bertekat untuk tetap menjaga Kebhinekaan,” jelasnya.
Lebih lanjut pihaknya mengatakan bahwa Deklarasi kemenangan Jokowi-Amin sudah dapat di lihat dari penghitungan cepat yang diselenggarakan oleh lembaga survei. Namun dengan begitu harus tetap menunggu penghitungan dari KPU pusat.
“Iya, secara data Jokowi-Amin yang menang, tetapi kita harus menunggu penghitungan dari KPU pusat, mari kita bersama-sama mengawal proses yang sedang dilakukan oleh KPU. Kita dukung KPU jangan cuma bisa menyalahkan saja dan nuduh curang hormati kerja KPU siap bertanding ya harus siap kalah dong,” lanjutnya.
Sementara Gus Muwafik dalam tausiah nya menjelaskan bahwa hidup itu jangan dibuat susah, yang namanya perbedaan itu pasti ada tinggal bagaimana bisa menyikapi perbedaan itu.
“Perbedaan dalam suatu pemilihan itu wajar, yang tidak wajar ketika kalah pemilihan gak terima kalau kalah. Sudahlah Pemilu sudah selesai waktunya untuk bersatu lagi untuk Indonesia,” tuturnya.(Eko/Red).











Komentar