Metropos.id.Grobogan – Suwarto (44) warga Desa Karang RT 12/01, Kecamatan Geyer di temukan tewas tenggelam di embung yang terletak di Dusun Ngasem RT 02/RW 01 Desa Asemrudung Kecamatan Geyer, Kamis (30/5/2019) sekira pukul 10.00 WIB.
Informasi yang berhasil di himpun menyebutkan,korban pergi ke embung sawah (tempat penampungan air) yang berjarak 200 meter dari rumah, karena korban hendak mencari ikan dengan menggunakan jaring ikan.
Tenggelamnya korban kali pertama diketahui oleh Suparman (41) warga setempat. Saat itu,Suparman kebetulan tengah lewat untuk belanja sembako lewat jalan desa disamping embung tersebut.Tiba tiba,Suparman mendengar suara orang minta tolong yang bersumber dari arah embung.
Setelah dicek,Suparman melihat korban korban sudah berada ditengah embung hendak tenggelam.Karena panik,kemudian Suparman berlari ke pemukiman warga yang berjarak sekitar 50 meter dari embung untuk meminta pertolongan.
Selang 5 menit warga beramai – ramai datang ke embung untuk mencari korban dengan cara menyelam dan di dapati korban sudah meninggal dunia.

Terpisah,Kabag Humas Pemkab Grobogan H Teguh Harjokusumo membenarkan kejadian tersebut.
“Tadi pagi sekira pukul 10.00 WIB warga Desa Karang RT 12/01, Kecamatan Geyer di temukan tewas tenggelam di embung desa,” terangnya.
Masih menurutnya bahwa embung yang berukuran 15×15 meter dengan dinding embung miring kearah dasar mempunyai kedalaman 2,5 meter.
“Korban di temukan masih menggunakan celana kolor warna biru tua, dan ciri – ciri korban tinggi badan 168 cm, pada rongga hidung terdapat air bercampur lumpur dan kemaluannya mengeluarkan air mani,” ungkapnya.
Teguh juga menerangkan bahwa setelah diadakan pemeriksaan oleh Muspika Kecamatan Geyer dan Tim Medis Puskesmas Geyer 2 bersama Tim Inafis Polres Grobogan tidak di temukan tanda-tanda penganiyayaan atau kekerasan lainnya.
“Usai di periksa tim medis, korban diserahkan kepada pihak keluarganya untuk dimakamkan sebagai mana mestinya,” jelasnya.(Awg/Red).










Komentar