oleh

Pemkab Boyolali targetkan 25 ribu orang Gaungkan Pancasila 

METROPOS.id, Boyolali – Pemkab Boyolali terus menggaungkan Pancasila, salah satunya dengan pembacaan Pancasila serentak yang diadakan Minggu (25/8/2019) besok bertempat di Alun Alun Kidul Boyolali.

Pemkab menargetkan peserta lebih dari 25 ribu orang, pembacaan teks Pancasila bakal memecahkan rekor Museum Indonesia (Muri).

Ketua Panitia peringatan 17 Agustus, Pemkab Boyolali, Agus Santoso benih-benih radikalisme masih ada di Boyolali. Jika tak diantisipasi bisa membahayakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berlandaskan UUD 1945 dan Pancasila.

Untuk itu, Momen peringatan 17 Agustus 2019 ini tepat dalam menguatkan Pancasila kepada warga Boyolali. Sebab ada sekolah yang diduga terpapar radikalisme. Dengan tak lagi mengamalkan pancasila, tak hormat terhadap bendera Merah putih serta tidak menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya. Doktrin yang salah itu jelas merusak generasi muda.

“Tak hanya melalui sekolah saja, Doktrin itupun masuk secara individu baik melalui Sosmed maupun perorangan, menjadi perhatian ada masyarakat khususnya pelajar yang tak mau mengucapkan Pancasila. Ideologi bangsa Indonesia itu pun tak mau diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya, Kamis (22/8/2019)

Oleh karena itu kita bersama – sama mengawasi dan memberikan arahan kepada anak. Sebab dari radikalisme ini akan berkembang menjadi separatisme lalu membentuk organisasi tersendiri.

“mari kita tangkal dan cegah bersama dengan Pancasila dan UUD 1945, kita juga dukung pembangunan Boyolali untuk lebih maju,” tegasnya.

Pembacaan pancasila ini juga akan diikuti 14 pelajar dari Papua. Selain itu, kegiatan ini juga untuk menyatukan kembali masyarakat. Yang terpecah  pasca berbagai Pemilihan Umum (Pemilu).

“Mungkin ada masyarakat yang mulai renggang, karena perbedaan pilihan. Kami ingin masyarakat kembali merajut kebersamaan lagi,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali, dr. Ratri Survivalina menambahkan kegiatan ini juga diisi kampanye kesehatan. Pola hidup sehat dengan olah raga senam bersama.

“Seperti tema HUT Kemerdekaan RI ke 74, SDM unggul Indonesia Maju. Modal dasarnya yakni Kesehatan,” pungkas Lina.(Mul/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed