METROPOS.id, Grobogan – Entah sudah keberapa puluh kali musibah kebakaran terjadi dalam waktu satu bulan ini. Rata – rata kebakaran terjadi karena arus pendek listrik (konsleting).Faktor lainya juga ada namun hanya sepersekian persen.
Salah satu kebakaran yang terjadi kemarin Minggu (22/9/2019) di Ngaringan juga karena konsleting listrik. Yakni sebuah bangunan yang terdiri 4 buah kantin sekolah dan 1 gudang, SMP Negeri 1 Ngaringan terbakar pada pukul 15.30 WIB. Beruntung dalam musibah itu tidak ada korban jiwa hanya saja kerugian secara material di perkirakan mencapai Rp 10 jutaan.
Adapun pemilik kantin adalah Parwi (54), warga RT 01/02 Desa Tanjungharjo, Sugiyarto (40) warga RT 01/02, Dusun Pangkalan, Desa Ngaringan, Puryono (62) warga RT 04/01, Dusun Krajan, Desa Ngaringan, dan Karli (56) warga RT 02/11, Dusun Geritan Desa Tanjungharjo.
Salah seorang saksi yakni Maliki (40), yang tinggal tak jauh dari lokasi menuturkan, tiba – tiba ia melihat kepulan asap tebal, saat diperhatikan ternyata kobaran api dari kantin sekolah, Sontak saksi langsung melapor Polsek Ngaringan.
Terpisah Kabag Humas Setda Grobogan H Teguh Harjokusumo mengatakan bahwa sesuai laporan yang di terimanya, telah terjadi kebakaran di wilayah Kecamatan Ngaringan.
“ada 4 buah kantin sekolah dan 1 gudang, di SMP Negeri 1 Ngaringan yang terbakar, menurut laporan api berasal dari kantin paling ujung selatan milik Sugiarto, dari situlah api merambat kemana – mana termasuk membakar tiga kantin lainnya dan satu gudang milik SMPN 1 Ngaringan,” terangnya.
Teguh juga menambahkan, guna mengantisipasi agar api tidak meluas, petugas Damkar Grobogan langsung melakukan pemadaman dan pendinginan di TKK.(Awg/Red).












Komentar