METROPOS.id, Boyolali – Seorang pemuda nekad gantung diri di belakang pekarangan rumahnya, di Dukuh Gumukrejo, RT 06/01, Desa Catur, Kecamatan Sambi, Boyolali, Kamis (5/12/2019).
Korban bernama Adi Prakoso (28), yang ditemukan sekitar pukul 05.15 wib, oleh ibu angkatnya, Sumiyem ( 54 ), saat membersihkan bagian belakang rumah.
Berdasarkan informasi yang di himpun menyebutkan seusai salat subuh sekitar pukul 05.15 WIB, Sumiyem hendak membersihkan bagian belakang rumah. Kala itu, dia menemukan jaket dan celana milik anaknya di belakang rumah.
Didorong rasa penasaran, Sumiyem mencari keberadaan korban, namun betapa kagetnya dia menemukan korban sudah tergantung di pohon jeruk milik tetangganya.
Saat ditemukan, jenazah korban dalam keadaan setengah telanjang menggantung di pohon jeruk setinggi 3,3 meter di belakang rumah Mulyono.
Belum diketahui pasti penyebab korban nekat melakukan aksi gantung diri saat pulang ke rumah orang tua angkatnya setelah menikah dan pindah ke Desa/Kecamatan Kerjo, Karanganyar, belum lama ini.
Sementara itu Kapolsek Sambi, AKP Nur Ahmad Kholis, mengatakan setelah dilakukan pemeriksaan diketahui terdapat bekas jeratan tali di leher korban, dan pada bagian kemaluannya mengeluarkan sperma.
“Namun kami tidak menemukan tanda penganiayaan,” kata Kapolsek.
Sementara itu pihak keluarga mengaku tak mengtahui motif gantung diri. Setelah melakukan musyawarah, Sumiyem memutuskan langsung memakamkan jenazahnya dan tidak melakukan autopsi. (Mul/Red).












Komentar