METROPOS.ID, Kab. Pekalongan – Sejumlah warga Sidorejo, Kec. Tirto, mengeluhkan pembangungan saluran didesanya, pasalnya menurut warga pembangunan saluran tersebut sempat mangkrak beberapa lama dan tidak dikerjakan.
“saluran ini sempat berhenti pembangunannya, waktu itu dilakukan penggalian saluran namun setelahnya lama ditinggalkan tidak dikerjakan.
Galian tersebut membahayakan warga yang melintas juga anak-anak,” ujar salah satu warga yang enggan namanya dimediakan.
“Selanjutnya pembangunan kembali dilanjutkan namun hasilnya seperti ini tidak diberi list maupun penutup saluran. Juga warga yang depan rumahnya terkena dampak galian ditinggalkan begitu saja tanpa dibuatkan kembali penutup untuk akses masuk kerumah warga,” imbuhnya.
Ditambahkan saat ini warga terpaksa membangun sendiri list untuk saluran, pasalnya saluran tersebut memang tidak diberi list hanya pasangan Base U saja dilokasi juga tidak ditemukan papan proyek. Warga prihatin dengan saluran tersebut karena dikhawatirkan akan menimbulkan kecelakan bagi warga yang melintas maupun anak-anak yang bermain sepeda.
Terkait hal ini Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Kab. Pekalongan Arif Gunawan ST, Meng saat di konfirmasi via ponselnya tidak aktif.
Namun saat Kasi Bina Marga DPU, Agung, mengatakan jika pekerjaan tersebut sesuai RAB dan memang semua tidak tertutup.
“sesuai RAB memang hanya seperti itu tidak diberi tutup, selanjutnya segera akan kami sempurnakan dengan penambahan tutup dan urugan sirtu menggunakan anggaran rutin PU, untuk lebih jelasnya tanya langsung saja kepada PPKnya pak Arif ” ujarnya saat di konfirmasi via posnelnya.
Ditanya tentang keluhan warga tentang list yang tidak dibangun, pihaknya memohon agar warga bersabar.
“akan segera kami tangani, untuk siapa rekananya dan berapa nilai kontraknya saya tidak hapal. Kebetulan saya sedang diluar kantor jadi belum bisa memberikan jawaban,” elaknya. (Mit/Red).











Komentar