METROPOS.ID, Boyolali – Akibat dari erupsi gunung Merapi setidaknya ada 7 Kecamatan di Boyolali diguyur hujan abu, pada pukul 05.30 WIB, Selasa, (3/3/2020).
Hujan abu terjadi mulai pukul 06.30 WIB, yang terjadi di wilayah Kec. Musuk dan Cepogo ke arah timur hingga Boyolali Kota, Kec. Teras, Mojosongo, Sawit dan Banyudono. Uniknya, justru wilayah Kec. Selo yang terdekat dengan Merapi malah aman.
Hujan abu juga mengganggu jarak pandang di jalan raya Boyolali kota. Dari pantauan jalan Boyolali kota hingga ke arah timur Kec. Mojosongo nampak kepulan abu yang terkena kendaraan mengepul mengganggu pandangan para pengguna jalan.
Sementara itu salah seorang warga Siswodipuran, Boyolali Kota, Heri (30) mengatakan hujan abu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Awalnya tipis, namun lama kelamaan hujan abu cukup tebal, sehingga mengganggu jarak pandang.
“Saya kaget saat keluar rumah, genting dan mobil saya berubah jadi putih,” tuturnya.
Terpisah Komandan SAR BPBD Boyolali Kurniawan Fajar Prasetyo mengungkapkan, pihaknya sudah membagikan ribuan masker bagi warga di sejumlah wilayah Kecamatan dan di himbau warga agar tetap waspada.
“Yang penting lagi, jangan mudah terpancing isu- isu atau berita hoax yang menyesatkan. Informasi yang benar akan disampaikan hingga tingkat terbawah melalui pemerintah desa masing- masing,” terangnya.
Pihaknya juga mengingatkan para pengguna jalan agar berhati- hati. Pasalnya, abu Merapi rawan masuk ke mata dan mengganggu pandangan. Demikian pula jika turun hujan, abu tersebut sangat berbahaya karena menyebabkan jalan licin.
“Abu Merapi mengandung silica yang akan sangat licin jika terkena hujan. Yang penting, kami himbau masyarakat agar senantiasa waspada,” imbaunya. (Mul/Red).










Komentar