METROPOS.ID, BATANG – Puluhan warga Batang yang didominasi kawula muda yang tengah menikmati pemandangan pantai, pada Kamis (02/04) sore mendadak lari kocar kacir meninggalkan lokasi. Mereka dihalau petugas gabungan dari polres Batang dan Satpol PP Batang.
Selain membubarkan warga yang tengah bergerombol ditempat keramaian, petugas juga menghalau para pengunjung warung dan tempat wisata. Imbasnya, para pedagang mengaku pendapatannya berkurang, karena sepi pengunjung.
Misal saja Zaenal, selaku pengelola kedai Ngopa – Ngopi yang ada di pantai Sigandu yang mengaku pendapatannya turun drastis dibanding hari – hari biasanya. Sejak adanya wabah virus ini, pendapatannya menurun hingga 80%. Terlebih, saat ini ada himbauan dari petugas untuk para pengunjung, agar tidak menikmati hidangan dan berkerumun dilokasi warung.
Kasatpol PP Batang, Sri Purwaningsih yang didampingi Kabag Ops Polres Batang, AKP Asfauri menegaskan, pihaknya terus melakukan himbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas bergerombol. Hal ini dilakukan dalam rangka optimalisasi percepatan pemberantasan virus corona.
Dirinya menghimbau agar masyarakat diminta untuk membantu pemerintah dengan cara mentaati himbauan dari petugas untuk tidak melakukan aktivitas bergerombol. Petugas akan terus melakukan patroli, karena warga masih banyak yang membandel melakukan aktivitas diluar rumah. (Mit/Red).










Komentar