METROPOS.ID, GROBOGAN – Pandemi virus COVID -19 yang tengah mewabah seantero jagad ini tidak bisa di anggap main – main. Jutaan orang meninggal karena virus tersebut. Untuk itu guna memutus mata rantai virus itu agar tidak menyebar segala upaya telah di lakukan. Diantaranya di lakukan penyemprotan disinfektan, memakai masker dan hand sanitizer.
Salah satunya di Ds. Rowosari, Kec Gubug. Namun pekerjaan yang sering di lakukan para kaum laki – laki ini sekarang di lakukan oleh kaum perempuan. Pasalnya ibu – ibu warga Ds. Rowosari itu menjadi garda terdepan untuk memutus mata rantai virus Corona. Dengan berjaga di pintu desanya ibu – ibu ini selalu memeriksa warga yang mau masuk ke desa, dengan cara menyemprotkan disfektan, serta memeriksa suhu tubuh. Dan ini di lakukan mulai pagi hari hingga sore.
Ketua Srikandi Relawan Siaga COVID – 19, Sri Rahayu (34) mengatakan jika ia bersama ibu – ibu lainnya sangat menaruh perhatian besar terhadap wabah yang melanda saat ini. Untuk itu ia dengan kesadaran tinggi mau menjadi relawan COVID -19.
“Hal ini di lakukan untuk menyelamatkan anak – anak kami agar terhindar dari virus yang mematikan tersebut. Selain itu juga untuk menyadarkan warga desa agar lebih peduli dengan kesehatannya,” tuturnya, Rabu (29/4/2020).
Lebih lanjut Sri mengungkapkan bahwa tidak hanya warganya saja yang di periksa melainkan warga pendatang yang hilir mudik masuk ke desanya.
“semua kami periksa sesuai protokol kesehatan,” ungkapnya.
Sri juga mengatakan kenapa para Srikandi – srikandi ini mau turun ke lapangan menjaga desa, karena kesibukan para suami yang bekerja untuk menafkahi keluarga.
“Kami para ibu – ibu ini tidak hanya ibu rumah tangga, melainkan ibu – ibu Tim Penggerak PKK, Guru Paud dan TK, ibu – ibu RW/RT serta anggota Linmas Desa Rowosari,” ujarnya.
Terpisah Markin Kades Rowosari menyampaikan ungkapan terima kasih kepada para Srikandi – Srikandi desa yang dengan kerelaan nya menjaga desanya di tengah Pandemi virus COVID- 19.
“Semoga dengan upaya – upaya kami dalam menjaga desa dari wabah virus bisa terhindarkan, dan yang lebih penting kami menghimbau kepada warga agar membiasakan pola hidup sehat,” imbuhnya. (Awg/Red).









Komentar