METROPOS.ID, SIMALUNGUN – Jika ada orang yang meninggal dunia jangan langsung disebutkan bahwa orang tersebut korban COVID -19, sebelum ada hasil laboratorium medis. Mungkin juga orang yang meninggal itu karena penyakit lain. Hal ini di ungkapkan oleh Dewan Penasehat DPP Fokus Mitra Sumatra Utara, A.Silalahi, saat memberikan arahan penjernihan hati pada acara pesemayan duka almarhum R. Damanik (67) Mertua dari Bambang Edi S, SH. Selaku Penasehat Hukum DPP Fokus Mitra di Sondi Raya Simalungun, Sumut, Rabu (27/5/2020).
A. Silalahi yang juga Ketua AWAS (Assosiasi Wartawan Siantar – Simalungun) menjelaskan bahwa kita manusia bakal sama dengan almarhum, karena kematian itu tetap menunggu kita, kapan dicabutnya nyawa kita.
Sementara itu W. Tindaon, SH, Bendara Umum DPP Fokus Mitra Sumut, didampingi Ketua Umum Fokus Mitra Sumut ATR Sitompul, SH dan rombongan, menambahkan bahwa sebagai manusia yang lahir kedunia ini bakal menuju akhir nantinya seperti almarhum.
“kami keluarga besar Fokus Mitra Sumut mengucapkan turut berdukacita sedalam dalamnya, dan keluarga yang ditinggalkan sabar dan tabah dari
cobaan ini, semoga almarhum tenang di kuburnya,” tambahnya. (Syam Hadi/Red).












Komentar