METROPOS.ID, KENDAL – Pemkab Kendal mulai mempersiapkan sarana pendukung di tempat-tempat umum untuk menghadapi kebiasaan baru pada saat melaksanakan pandemi COVID -19.
Pemkab juga memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mengubah kebiasaan agar terbiasa dengan hal yang baru dilakukan selama pandemi seperti menjaga jarak, memakai masker dan perilaku hidup bersih.
Seperti di Ds. Rowosari pada saat memberikan bantuan sembako kepada warga terdampak COVID -19 di Desa tersebut, Rabu (3/6/2020) siang.
Bupati Kendal Mirna Annisa mengatakan, persiapan menuju new normal sedang digodok aturan sebagai dasar hukumnya.
Dikatakannya, mengubah kebiasaan masyarakat untuk pola hidup yang lebih baik setelah pandemi COVID -19 dibutuhkan proses yang panjang.
“Dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk selalu menjaga jarak sesuai protokol kesehatan. Hal itu membutuhkan pemahaman dan sosialisasi yang lebih lagi kepada warga,” kata Bupati.
Bupati, saat ini Pemkab masih mempersiapkan sarana pendukung untuk pemberlakuan new normal. Misalnya menyiapkan tempat cuci tangan di tempat umum.
“Untuk sarana pendidikan masih dirumuskan bagaimana kedepan pendidikan di Kendal dijalankan saat pemberlakukan new normal ini,” ungkapnya.
Sementara Kades Rowosari Luqman Zakaria mengatakan, sebanyak 442 warga yang menerima bantuan sembako kepada warga terdampak COVID – 19.
“Jumlahnya untuk Ds. Rowosari ada 442 paket yang dibagikan 6 dukuh, dan semua sembako dari Pemkab Kendal,” jelasnya.
Ia menambahkan, Sasaran penerima bantuan ini ada warga terdampak COVID -19 dan belum masuk dalam penerima bantuan, baik bantuan pangan non tunai, program keluarga harapan maupun bantuan langsung tunai.
“Paket sembako ini berisi beras 15 kilogram, gula pasir 2 kilogram dan minyak goreng satu liter,” pungkasnya.(Eko/Red).












Komentar