METROPOS.ID, SOLO – Pandemi COVID -19 telah merubah tahapan Pilkada serentak 2020 yang tengah dijalankan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Tertundanya jadwal hari H pencoblosan telah mempengaruhi bursa bakal pasangan calon (bapaslon) penantang petahana.
KPU memutuskan bakal menggelar Pilkada serentak pada Desember 2020 mendatang dengan berbagai catatan, terutama mempertimbangkan dinamika pergerakan wabah COVID -19 di beberapa daerah.
Meski begitu, sudah ada parpol yang telah memutuskan pilihan bapaslon melalui rekomendasi sebagai modal untuk syarat mendaftar ke KPU. Salah satunya, PDI Perjuangan Klaten.
Sri Mulyani (petahana) – Aris Prabowo sudah luas diketahui telah mendapat rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan sebagai Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Klaten periode 2020-2024.
Sementara, sejumlah nama tokoh, baik dari kalangan parpol di luar PDI Perjuangan saat ini juga santer bermunculan sebagai bakal calon (balon) penantangnya, baik sebagai balon Bupati maupun Wakil Bupati.
Sebut saja, pasangan Arif Budiyono dan Harjanto, One Krisnata dan Endang Srikarti Handayani. Dua pasangan dari gabungan parpol tersebut, saat ini telah meramaikan bursa sebagai bapaslon penantang petahana.
Diluar itu juga santer disebut, nama Heru Cipto Nugroho atau Heru CN. Pria asli kelahiran Delanggu, Klaten yang saat ini menjadi instruktur nasional DPP PAN ini, menjadi kuda hitam sebagai kandidat balon Wakil Bupati.
Menanggapi ramainya bursa bapaslon penantang petahana tersebut, Heru CN mengatakan, belum sepenuhnya mengetahui jika namanya diperbincangkan dalam bursa Pilkada Klaten sebagai balon Wakil Bupati.
“Sebagai kader PAN, saya pribadi ‘Sami’na Wa Atho’na’ (kami mendengar dan kami taat) kepada keputusan partai. Mau siapapun, tentu merupakan pilihan terbaik bagi masyarakat Klaten,” katanya menjawab pertanyaan sejumlah awak media di Solo, Rabu (10/6/2020) sore.
Meski begitu, Heru mengaku terus memantau dinamika politik di kampung halamannya. Apalagi sejak merebaknya pandemi COVID -19, ia pun secara rutin berkomunikasi dengan sejumlah tokoh guna mengetahui penanganan dan pencegahan wabah itu di Klaten.
“Komunikasi jalan terus dengan banyak tokoh masyarakat,” imbuh pria yang pada Pileg 2019 lalu maju bertarung sebagai calon anggota DPR RI dari PAN di Dapil V Jateng. (Naura/Red).










Komentar