METROPOS.ID, BOYOLALI – Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi bersama rombongan dengan mengendarai motor trail, membagikan sembako di Dk. Londonsari, Ds. Jombong, Kec. Cepogo. Hal ini di lakukan untuk membantu warga yang terdampak pandemi COVID-19. Ada 240 paket sembako berisi beras dan minyak, yang dibagikan ke 240 KK.
“Meskipun dukuh di lereng Merapi itu hanya bisa dijangkau dengan kendaraan tertentu, tetapi kesadaran masyarakat sangat tinggi,” kata Kapolda.
Hal itu terlihat saat mereka menerima pembagian paket sembako dalam rangka HUT Bhayangkara ke-74 tahun 2020. Selain itu tak lepas dari keberadaan Desa Siaga COVID -19 yang ada di Boyolali dan seluruh Jateng. Untuk itulah, Kapolda mengapresiasi sikap masyarakat yang sudah memahami upaya penyebaran virus COVID -19 dan kesiapsiagaan masyarakat mengatasi penyebaran pandemi COVID -19.
“Sudah terlihat keberadaan Desa Siaga COVID -19 di Jateng”, ujarnya.
Saat ini di seluruh Jateng sudah terbentuk 2.700 Desa Siaga COVID dari target total sebanyak 8.000 Desa Siaga.
Kapolda mengungkapkan, Desa Siaga tersebut seluruhnya dilakukan oleh masyarakat. Dimana mereka mampu membuat sanitizer dan masker sendiri, menyiapkan tempat karantina, lumbung pangan serta bisa mengecek orang yang masuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
“Jadi polisi semata sebagai fasilitator”, ungkapnya.
Pihaknya juga mengapresiasi kondisi masyarakat di wilayah Boyolali. Dimana sudah terbentuk 267 Kampung Siaga di 267 desa se-Boyolali. Masyarakat juga sudah memiliki kesadaran dalam mengantisipasi penyebaran COVID -19.
Untuk itulah, Kapolda senantiasa mengingatkan masyarakat agar senantiasa menjalankan protokol kesehatan yang didengungkan WHO dan pemerintah. Antara lain, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, mengenakan masker saat keluar rumah serta menjaga jarak.
“Mudah- mudahan wabah COVID -19 segera berlalu dan aktivitas masyarakat kembali normal seperti sebelumnya”, pungkasnya. (Mul/Red).












Komentar