METROPOS.ID, SUKOHARJO – Setelah diburu beberapa waktu seusai olah TKP (Tempat Kejadian Kejadian Perkara), seorang pelaku pembunuh satu keluarga di Ds. Duwet, Kec. Baki, berhasil ditangkap Satreskrim Polres Sukoharjo.
Pelaku berinisial HT (41) nekat menghabisi nyawa 4 orang terdiri suami, istri dan 2 anaknya yang kecil dengan menggunakan sebilah pisau dapur yang diambil dari dalam rumah korban.
Hal itu disampaikan Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas saat konferensi pers di Mapolsek Baki, Sabtu (22/8/2020). Pelaku ternyata adalah teman dekat korban. Bahkan tempat tinggalnya juga tak jauh dari lokasi kejadian.
“Motif pembunuhan karena Pelaku ingin menguasai harta korban, yakni 1 unit mobil MPV rental warna putih. Sebelumnya, mobil sudah dipinjam Pelaku,” kata Kapolres.
Dari keterangan yang didapat, Pelaku mengaku terlilit hutang hingga gelap mata nekat menghabisi nyawa temannya sendiri beserta istri dan 2 orang anaknya. Sedangkan mobil milik korban kemudian dijual dengan harga Rp 80 juta.
“Dari hasil pemeriksaan terhadap saksi – saksi dan olah TKP pada Sabtu (22/8/2020) pukul 01.00 WIB dinihari, Pelaku berhasil ditangkap tidak jauh dari lokasi rumah korban. Tinggalnya masih di seputar Kec. Baki. Ia (pelaku-Red) ini masih kerabat akrab korban,” ungkap Kapolres yang menyebut pembunuhan dilakukan pada Rabu (19/8/2020) dinihari lalu.
“Untuk sementara baru satu Pelaku. Namun begitu, kami masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan untuk menuntaskan kasus pembunuhan ini. Kami terus melakukan pendalaman dan mohon berikan kami waktu untuk memperjelas kasus ini,” ujarnya.
Selain menangkap Pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya 1 buah pisau dapur yang digunakan menghabisi 4 korban, dan 1 unit mobil jenis MPV warna putih Nopol AD 9125 XT milik korban yang sempat dijual Pelaku namun berhasil dilacak polisi.
“Atas perbuatannya, Pelaku dijerat pasal 365 KUHP junto pasal 338 dan pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup,” tegas Bambang.
Seperti diketahui, warga Ds. Duwet Jum’at (21/8/2020) digegerkan dengan temuan 4 korban meninggal yang masih satu keluarga, terdiri Suranto (suami), Sri Handayani (istri), Rafael Refalino Ilham (anak SD) dan Dinar Alvian Hafidz (anak TK). Jasad mereka baru diketahui selang 3 hari setelah kejadian lantaran mengeluarkan bau tak sedap. (Naura/Red).












Komentar