METROPOS.ID, SUKOHARJO – Pemerintah Pusat melalui Kementrian Koperasi dan UKM kembali membuka pendaftaran bantuan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Pendaftaran permohonan bantuan modal usaha sebesar Rp 2,4 juta ini dibuka hingga 26 November mendatang.
“Pendaftaran masih cukup lama. Saat ini sudah ratusan pelaku usaha mikro yang mendaftar. Saya optimis nanti bisa mencapai puluhan ribu pendaftar,” kata Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop dan UKM) Sukoharjo, Sutarmo, Minggu (18/10/2020).
Dijelaskan, bagi pelaku usaha mikro yang pernah mendaftar di tahap sebelumnya dan belum lolos bisa mendaftar lagi. Diakui, bantuan diprioritaskan bagi pelaku usaha mikro seperti pedagang asongan, toko kelontong kecil, warung angkringan, usaha rumahan, dan yang lainnya.
“Namun begitu, untuk penentuan siapa yang lolos mendapat bantuan sepenuhnya wewenang pemerintah pusat. Kami hanya memfasiltasi pendaftaran,” terangnya.
Menurut Sutarmo, bagi pemohon bantuan modal usaha yang lolos verifikasi, nantinya akan mendapat pemberitahuan dari BRI selaku bank yang ditunjuk untuk menyalurkan bantuan. Pemberitahuan berupa SMS agar penerima bantuan datang mengurus di BRI terdekat.
“Jadi, pendaftar jangan sampai tidak mengisi kolom nomor handphone karena pemberitauan dilakukan melalui SMS,” ujarnya.
Ditegaskan, bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM merupakan program pemerintah pusat agar pelaku usaha mikro tetap produktif di masa pandemi COVID -19. Oleh karenanya, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi pada masyarakat melalui kecamatan-kecamatan, desa, dan juga kelurahan tentang adanya program bantuan ini.
Khusus warga Kab. Sukoharjo, yang berminat mengajukan permohonan bantuan dapat mengisi formulir secara online dengan mengakses melalui link, https://forms.gle/6vYTezdivxi9yzb46.
“Hingga saat ini, pelaku usaha mikro di Sukoharjo yang lolos verifikasi dan mendapatkan bantuan belum mencapai kuota. Yang lolos baru sekitar 10.000 pendaftar. Makanya, pemerintah pusat kembali membuka pendaftaran,” pungkasnya. (Naura/Red).












Komentar