Ustad Muhammad Tri Handono pengasuh Pondok Tetirah Dzikir di Kalitirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta
METROPOS.ID, YOGYAKARTA – Pondok Tetirah Dzikir di Kalitirto, Berbah, Sleman adalah pondok khusus merawat orang-orang yang bermasalah secara kejiwaan atau ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa), korban narkotika, maupun mereka-mereka yang bermasalah dalam relasi sosial dengan masyarakat.
Di bawah asuhan Ustad Muhammad Tri Handono, pondok tersebut saat ini tengah mengasuh setidaknya ada sekitar 130 orang.
Menurut Ustad Muhammad Tri Handono, pondok yang diasuhnya ini menginduk ke Pondok Suryalaya di Tasikmalaya. Hal ini yang membuat Pondok Tetirah Dzikir ini punya misi dan niatan yang sama kepada masyarakat.
“Kami hadir untuk membantu mereka-mereka yang mungkin sudah ditolak oleh lingkungannya, tidak diinginkan oleh sekitarnya, orang yang frustasi dalam hidupnya, bermasalah secara sosial maupun ekonomi, untuk itu Mereka di sini untuk menenangkan diri,” tutur Ustad yang sudah 20 tahun mengasuh di Pondok tersebut, Rabu (27/1/2021).
Baru di ketahui belakangan Ustad Tri ini adalah teman seangkatan Jenderal Listyo Sigit saat sekolah di SMA 8 Yogyakarta, yang baru saja di lantik menjadi Kapolri oleh Presiden Jokowi.
Pada kesempatan itu Ustad Tri juga mengkisahkan bagaimana dia mengenal LIstyo Sigit muda saat itu.
“Mas Sigit ini orangnya pendiam, sama sekali tidak banyak bicara,” ungkapnya.
Ustad Tri juga mengatakan tidak ada yang membuat sosok Listyo Sigit muda ini mudah terlihat.
“Ya karena pendiam itu tadi,” sambungnya.
Namun demikian, justru setelah karir Kepolisiannya melejit Listyo Sigit terlihat sebagai pribadi yang rendah hati dan hampir pasti selalu menunjukkan sikap solidaritas yang tinggi terhadap teman seangkatan, bahkan menyempatkan datang pada acara buka puasa bersama dalam rangka reuni.
“Hal lain yang membuat saya ikut respect, beliau ini orangnya tidak membeda-bedakan latar belakang dari teman-temannya,” kisahnya.
Lebih lanjut Ustad Tri menambahkan jika Jenderal Listyo Sigit ini pernah mengirimkan donasi finansial kepada Pondok yang diasuhnya.
“Saat itu beliau masih menjabat Kadiv Propam,” terangnya.
Saat disinggung jumlah yang didonasikan oleh Jenderal Listyo Sigit, Ustad Tri menyebutkan jumlahnya tidak kecil. Yang menurutnya lebih berharga, adalah perhatian dan kepedulian sosial Listyo Sigit kepada aktifitas sosial keagamaan yang kebetulan dia asuh.
“Saya sebagai teman SMAnya bersyukur dan merasa berbesar hati dan selalu mendoakan semoga Mas Sigit dapat perlindungan dan bimbingan Tuhan Yang Maha Esa sehingga berhasil dalam mengemban amanah jabatan dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya saat di mintai tanggapannya terkait pelantikan teman SMA nya menjadi Kapolri itu. (Awg/Sai/Red).












Komentar