oleh

Menjadi Pilot Project Simpel Desa, Ini Yang Di Lakukan Pemdes Wonorejo

METROPOS.ID, KAJEN – Desa Wonorejo Kec. Kajen, menjadi pilot project pengembangan sistem informasi manajemen dan pelayanan desa (Simpel Desa) di Kab. Pekalongan.

“Alhamdulillah kita bisa melaunching Simpel Desa di Desa Wonorejo, program ini belum banyak di Indonesia dan ini merupakan yang pertama di Kab. Pekalongan,” kata Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH.,M.Si saat melaunching aplikasi Simpel Desa di Desa Wonorejo, Senin (3/5/2021) sore.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan tujuan dari Simpel Desa, diantaranya memudahkan desa mencapai Sistem Informasi Desa (SID). Karena seperti yang dikatakan Menteri Kominfo Republik Indonesia bahwa seluruh desa di Indonesia harus mengenal betul apa itu SID.

“Intinya menghadirkan desa untuk semua, akses desa bisa di bangun dengan baik, baik akses ekonomi, kesehatan, pendidikan, kesejahteraan warga, termasuk akses publik dan untuk memperoleh informasi yang memadai,” tutur Bupati.

“Semoga nanti kontennya lebih lengkap, sehingga akan memudahkan Kades baik sebagai inisiator, dinamisator dan fungsi lain. Dan bisa memanfaatkan teknologi informasi dengan baik demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Sementara, Kades Wonorejo Wahyu Andi Prasetya Atmaja mengatakan, program Simpel Desa yang diharapkan Pemerintah Desa diantaranya berfungsi sebagai pelayanan masyarakat dengan cara digital.

“Masyarakat bisa mengakses melalui smartphone atau HP diantaranya dalam pengurusan SKTM, SKU dan pelayanan lainnya,” terangnya.

Di Desa Wonorejo sendiri, lanjutnya, saat ini tidak ada daerah yang blankspot, dan untuk memudahkan, dari pihak Telkom sudah melakukan penambahan bandwidth.

“Semua warga desa kami wajibkan untuk mendownload program Simpel Desa ini. Karena sangat bermanfaat untuk pelayanan, pelayanan publik, tanggap darurat, informasi dan pembangunan masyarakat melalui Bumdes,” pungkasnya.

Sedangkan GM Witel Pekalongan Nanang Setyo Utomo berharap pihaknya bisa memberikan sumbangsih dalam aplikasi simpel desa tersebut.

”Sebagaimana namanya Simpel Desa, harapannya kita membuat semuanya simpel. Jadi simpel informasinya, simpel pengurusan keperluan-keperluan yang berkaitan dengan desa, dan juga simpel dalam peningkatan perekonomian di desa,” tutur Nanang.

Nanang juga meminta kerjasama para pejabat, masyarakat agar aplikasi tersebut bermanfaat dan bisa dijadikan sebagai pemicu untuk meningkatkan perekonomian di masa pandemi ini. (Mit/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed