oleh

Angka Aktif C -19 Di Jateng Tinggi, Hanya 2 Sektor Ini Yang Boleh Masuk Jateng

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy

Metropos.id, Semarang – Mengingat angka aktif C -19 di Jateng masih tinggi maka mulai tanggal 16 – 22 Juli 27 titik exit tol Jateng di tutup dan 224 titik penyekatan akan diperketat. Hal sesuai rakor antara Polda Jateng, Forkopimda Jateng dan lintas sektoral, sebagai upaya percepatan penanganan C-19.

Terpisah Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menyebut pengetatan penyekatan ini, dalam rangka mengurangi mobilitas masyarakat dan pembatasan barang dari satu tempat ke tempat lain.

“Penyekatan ini dalam rangka mengurangi kegiatan-kegiatan masyarakat di wilayah kita, kecuali mereka yang bekerja di sektor esensial maupun kritikal,” terangnya.

Dikatakan Iqbal, sesuai Surat Edaran Mendagri Nomor 17 Tahun 2021, bahwa masyarakat yang bekerja di bidang esensial seperti keuangan dan perbankan, pasar modal, sistem pembayaran, teknologi informasi dan komunikasi, perhotelan non penanganan karantina C -19, industri orientasi ekspor diberlakukan 50% maksimal staf Work From Office (WFO) dengan prokes secara ketat.

“Sedangkan pada bidang esensial pada sektor pemerintahan yang memberikan pelayanan publik yang tidak bisa ditunda pelaksanaannya diberlakukan 25% maksimal staf WFO dengan prokes secara ketat,” kata Iqbal.

Lebih lanjut dijelaskan Iqbal, untuk bidang kritikal seperti energi, kesehatan, keamanan, logistik dan transportasi, industri makanan dan minuman serta penunjangnya, petrokimia, semen, objek vital nasional, penanganan bencana, proyek strategis nasional, konstruksi, utilitas dasar (listrik dan air), serta industri pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari diberlakukan 100% maksimal staf WFO dengan prokes secara ketat.

Iqbal juga menambahkan, dalam aturan tersebut juga mengatur bahwa supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 20.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50 % sedangkan apotik dan toko obat dapat buka selama 24 jam

“Kegiatan makan, minum ditempat umum juga hanya boleh menerima take away,” tambahnya.

Masih kata Iqbal, Selama PPKM Darurat tempat ibadah, fasilitas umum dan kegiatan seni, budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan di tutup sementara, sedangkan untuk transportasi umum diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70% dengan menerapkan prokes secara lebih ketat.

Iqbal juga menjelaskan, para pelaku perjalanan domestik yang menggunakan mobil pribadi, sepeda motor dan transportasi umum jarak jauh (pesawat udara, bis, kapal laut dan kereta api) harus menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksinasi dosis pertama, dan menunjukkan PCR H-2 untuk pesawat udara serta Antigen (H-1).

Pemerintah terutama aparat TNI/Polri, lanjut Iqbal, sangat memahami penerapan PPKM Darurat ini membuat masyarakat tidak nyaman. Pekerjaan selama berhari-hari biasa, bisa dilakukan tapi dalam situasi kondisi saat ini tidak bisa dilakukan.

“Kami Polri sangat memahami situasi ini, Namun pemerintah mengambil keputusan karena tren C -19 meningkat, Keselamatan Rakyat adalah hukum tertinggi,” ungkap Iqbal.

Dia juga mengajak masyarakat untuk bersama – sama jalankan PPKM Darurat ini, dengan kesadaran, ikuti Aturannya dan patuhi petugas sehingga berhasil. Jangan Sampai pemerintah memperpanjang masa Darurat ini, karena C -19 malah makin menyebar.

“Kuncinya tetap Wajib Prokes 5M, gunakan Masker di Dobeli, Jaga jarak, Cuci tangan dengan sabun, Hindari mobilitas. DIRUMAH SAJA : Stay at Home dan Jaga Imun kita,” pungkasnya. (@wg/s@i/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed