Pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kab. Sukoharjo oleh BIN Daerah Jateng (foto Istimewa)
Metropos.id, Sukoharjo – BINDA Jateng (Badan Intelijen Negara Daerah Jawa Tengah) terus lakukan vaksinasi massal dengan sasaran anak/ pelajar usia 6-11 tahun dan masyarakat.
Vaksinasi massal dengan target peserta vaksin sebanyak 28.000 dosis kali ini digelar serentak di 13 wilayah Kab/Kota di Jateng pada, Selasa (8/2/2022).
Kepala BINDA Jateng Brigjen TNI Sondi Siswanto menyampaikan, rincian wilayah 13 Kab/Kota tersebut meliputi Wonogiri, Sukoharjo, Demak, Grobogan, Kudus, Banjarnegara, Banyumas, Purbalingga, Wonosobo, Temanggung, Magelang, Pekalongan, dan Brebes.
“Jenis vaksin yang dipergunakan bagi anak/pelajar yaitu jenis sinovac yang telah mendapatkan ijin dari BPOM. Sementara untuk masyarakat secara door to door (DTD) serta vaksinasi booster menggunakan vaksin yang tersedia dari Dinas Kesehatan,” terang Sondi.
Dijelaskan, dalam kegiatan ini, BINDA Jateng mendirikan 14 sentra vaksinasi. Adapun wilayah dengan pelaksanaan vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun meliputi, Wonogiri, Sukoharjo, Demak, Grobogan, Kudus, Banyumas, Temanggung, Magelang dengan target 9.100 dosis.
Selanjutnya vaksinasi Booster di Sukoharjo, Demak, Grobogan, Kudus, Banjarnegara, Purbalingga, Wonosobo, Temanggung, Magelang,dan Pekalongan dengan target 7.500 orang tervaksinasi.
Selain itu, untuk DTD ada di Grobogan, Kudus, Banjarnegara, Purbalingga, Wonosobo, Magelang, Pekalongan, dan Brebes dengan target 11.400 dosis vasin tersalurkan.
“Masyarakat tidak perlu panik, namun tetap waspada menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 secara ketat, terutama pada daerah-daerah yang sedang mengalami lonjakan kasus Covid-19. Kalau kasus naik di kota kita, kurangi mobilitas, dan usahakan untuk tetap stay di rumah saja,” imbau Ka Binda.
Melihat kondisi saat ini, pemerintah juga mengimbau masyarakat Indonesia untuk tidak berpergian keluar negeri terlebih dahulu, disamping tetap membatasi aktivitas di luar rumah.
“Ini semua sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo mengenai langkah dan upaya pemerintah Indonesia menghadapi virus omicron atau Pandemi Covid-19,” ujar Ka Binda.
Menyingggung tentang Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau efek samping dari pemberian vaksinasi COVID-19 pada anak usia 6-11, Ka Binda menjelaskan, cenderung lebih rendah dibandingkan pada orang dewasa.
“Hal ini membuktikan bahwa pemberian vaksinasi COVID-19 pada anak usia 6-11 tahun aman dan sifatnya cenderung ringan serta mudah diatasi,” imbuhnya.
Untuk Sukoharjo sendiri, dalam pelaksanaan vaksinasi massal anak 6-11 tahun dan booster untuk masyarakat umum dengan tema ‘Indonesia Sehat Indonesia Hebat’, telah berjalan dengan lancar mencapai sasaran.
Lokasi vaksinasi tersebar di 6 titik, dengan lokasi utama di SDN Bulu 02 Kec. Polokarto, didukung sub lokasi di SDN Gadingan 02 Kec. Mojolaban, SDN Alas Ombo Kec. Weru, Balai Desa Ngrombo Kec. Baki, Balai Kelurahan Kriwen dan SDN Kriwen 02 Kec. Sukoharjo Kota, serta Kec. Kartosuro. (Naura/Red)











Komentar