oleh

Ops Pasar Jelang Lebaran, Stok Kebutuhan Bahan Pokok Di Brebes Aman

-Brebes-0 views

Pj. Bupati Brebes Iwanuddin Iskandar, saat sidak operasi pasar di Pasar Belakang Makodim 0713 Brebes. (ft.humas).

METROPOS.ID || Brebes – Pj. Bupati Brebes Iwanuddin Iskandar, SH MHum melakukan Ops (Operasi) pasar di Pasar Belakang Makodim 0713/Brebes pada hari Selasa (26/3/2024) lalu. Iwan memonitor perkembangan harga di pasar tersebut. Ada beberapa yang menarik karena Bulog menyediakan paket berupa beras 5 kg, minyak goreng 1 liter dan gula 1 kg hanya dijual seharga Rp. 85 ribu dari total harga seharusnya Rp. 91 ribu.

“Animo masyarakat ternyata luar biasa, mengingat harga di luar masih relatif cukup tinggi,” ujar Iwan.

Adapun untuk beberapa komoditas bahan pokok makanan terutama beras dikatakan Iwan, sudah agak stabil. Yang agak naik berkaitan dengan protein seperti telor ayam, daging sapi dan ayam rata-rata kenaikan Rp. 5 ribu. Sedangkan cabe, bawang merah, bawang putih turun akibat stok melimpah.

“Animo masyarakat juga relatif kurang begitu signifikan, dan terakhir kondisi pasar keseluruhan sangat bagus stabil dan Insya Allah kebutuhan masyarakat berupa sembako terlayani dan yang paling penting lagi adalah pedagang bisa menjual dengan baik dan tentunya mendapatkan margin yang maksimal,” katanya.

“Untuk mendekati lebaran saya pastikan ketersediaan di Brebes berkaitan dengan pangan aman sekali, cukup dan masyarakat tidak perlu panik. Pemerintah akan selalu menyediakan kebutuhan pangan sehingga harganya bisa terjangkau dan bagi pedagangpun tidak panik, masyarakat mesti membutuhkan dan harganya juga bagus sehingga untuk pedagangpun akan mendapatkan margin sehingga keuntungan masih bisa dinikmati,” pungkas Iwanuddin.

Dalam dialog dengan Pj Bupati, Iroh mengaku menjual minyak goreng 900 mg seharga Rp 15.500 – Rp 16.500/liternya.

“Untuk minyak goreng bersubsidi dibatasi ‘langka maning minyake’ (Tidak ada lagi minyaknya),” kata Iroh.

Sedangkan Ida (37) pedagang daging sapi menjual daging sapi untuk pelanggan tetapnya seperti pedagang bakso dengan harga Rp.135 ribu sedangkan untuk umum Rp.140 ribu/kg nya. Sedangkan penjual telor ayam Hj. Nurhayati menjual telornya seharga Rp. 30 ribu/kg lain halnya dengan Daryati yang menjual telor ayam seharga Rp 31-32 ribu/kg.

“Bawang merah besar yang tadinya Rp. 40 ribu turun menjadi Rp. 25 ribu/kg,” pungkas Iwan.

Dalam rilis tertulis yang diterima Metropos.id, Kamis (28/3/2024), Ops pasar berikutnya, di Kec. Ketanggungan yang di pimpin Staf ahli Bupati Moh Furqon Amperawan, Rabu (27/3/2024). Didampingi Plt Kepala Dinkopumdag Untung Rizaludin serta OPD terkait, memberikan arahan kepada anggota saat memeriksa barang yang ada di toko sasaran dan di Yogya Mall Ketanggungan. Mereka memeriksa makanan dan minuman yang kadaluarsa/expired, barang rusak atau tidak layak untuk dikonsumsi oleh konsumen.

Toko pertama yang dikunjungi adalah Sumber Jaya, toko jual beli beras milik ibu Arif (55) menjual beras per 27 Maret dengan harga Rp.13 ribu/kg.

Dikatakan Bu Arif, hari ini turun biasanya sampai Rp 13.500- Rp 14.000. Dia mengaku untuk stok beras masih banyak.

“Mengenai penjualan beras per hari bisa mencapai 5-10 kwintal,” kata Bu Arif.

Sedangkan di toko Koko menjual Telur Ayam Ras Rp. 27 ribu/kg, turun karena semula Rp. 28 ribu. Pantauan berlanjut ke dalam pasar Ketanggungan, tim mengecek harga seperti cabe rawit merah Rp. 40 ribu/kg, cabe keriting Rp. 40 ribu, cabe merah besar Rp. 25 ribu, cabe rawit ijo Rp. 25 ribu dan Cabe Ijo Besar Rp. 20 ribu.

Selanjutnya tim juga menemukan makanan (kue kering) dalam kemasan tanpa merek, ini juga menjadi perhatian khusus dari tim Ops pasar.

Tim juga meninjau Toko ayam potong, memeriksa ayam-ayam yang telah dipotong dan memberikan arahan kepada para pekerja cara memotong ayam yang berkualitas agar matinya sempurna. (ags/red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed