Saat melakukan diskusi terkait HIV/AIDS (ft ist)
METROPOS.ID II GROBOGAN – Tingginya angka kasus HIV/AIDS (Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome) di Provinsi Jawa Tengah yang hampir merata di seluruh Kabupaten dan Kota menjadi perhatian serius dari pemerintah.
Salah satunya di Kabupaten Grobogan melalui Dinas Kesehatan Kab. Grobogan selaku stake holder bekerja sama dengan institusi terkait melakukan upaya-upaya penurunan angka kasus HIV-AIDS dengan langkah TRI ZERO yaitu Temukan, Obati dan Pertahankan untuk mencapai bebas HIV-AIDS di tahun 2030.
Dalam kurun waktu tahun 2002 – 2024 terkonfirmasi 1704 kasus, 72 kasus anak dan 482 kasus meninggal dengan AIDS. Salah satunya di wilayah Puskesmas Gubug 2 dalam kurun waktu 2018 – 2024 terkonfirmasi kasus HIV 6 kasus, meliputi 2 anak, 2 laki-laki dan 2 perempuan, dari 6 yang di temukan 5 di obati dan 1 lost for user atau berhenti berobat.
Saat ini dengan berubahnya layanan Puskemas Gubug 2 yang tadinya layanan VCT (Voluntary Counseling and Testing) mulai tahun 2023 menjadi layanan PDP (Perawatan Dan Pengobatan) melalui tim PDP Puskesmas Gubug 2 melakukan upaya dalam rangka penurunan angka kasus HIV-AIDS.
Melalui program yang sudah di tetapkan oleh Dinas Kesehatan Kab. Grobogan, juga melakukan upaya inovasi untuk penurunan dan pencegahan terjadinya kasus HIV-AIDS di wilayah Puskesmas Gubug 2 dengan melakukan kerjasama lintas sektor L- PASKA yaitu LSM yang bergerak dalam pemberdayaan masyarakat dan kelestarian alam dengan kegiatan yang lebih spesifik yaitu pendekatan layanan ke populasi kunci, LSL (Laki-laki Seks Laki-laki) yang ada di wilayah Puskesmas Gubug 2 melalui komunitas penjangkau lapangan dari L-PASKA, yang kita beri nama kegiatan GARENG SENTUH KASIH (Gerak Bareng Selamatkan Diri Secara Utuh Dari HIV Bersama Komunitas Anti HIV-AIDS) di mana kegiatan ini merupakan harmonisasi gerakan bersama dari layanan dan kelompok masyarakat yang bergerak dalam upaya penanggulangan dan pencegahan penyakit HIV-AIDS.
Penulis : Samtini Endri Astuti, Amd. Keb selaku Penanggung Jawab Program HIV Puskesmas Gubug 2











Komentar