Metropos.id,Boyolali – KPU Boyolali secara bertahap mulai mendistribusikan logistik Pemilu 2019 (surat suara) ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Rabu (10/4/2019).Hal itu dilakukan mengingat pengesetan seluruh logistik ke dalam kotak suara ini butuh waktu yang lama.
Logistik yang dikirimkan kali ini merupakan hasil pengepakan Selasa pagi (9/4/2019) hingga Rabu dini hari (10/4/2019). Untuk itu, seluruh armada pengangkutan dari PT POS Indonesia telah disiapkan disekitar gudang KPU. Sehingga apabila petugas PPS dan PPK telah selesai menyelesaikan pengepakannya dapat langsung diangkut ke PPK.
KPU menargetkan pendistribusian logistik pemilu ini selesai hingga Sabtu (13/4/2019) mendatang. Kemudian, Distribusi logistik dari PPK ke PPS dapat dilakukan mulai Minggu-Senin (14-15/4/2019).
“Tanggal 16 atau sehari sebelum pencoblosan, logistik ini sudah didistribusikan dari PPS ke Tempat pemungutan suara (TPS),” terang Ketua KPU Boyolali, Ali Fahrudin, saat ditemui di Gudang KPU Boyolali.
Sementara itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Boyolali, terus meningkatkan pengawasan logistik surat suara. Ada beberapa rekomendasi terkait kekurangan surat suara telah ditindak lanjuti oleh KPU Boyolali.Selain itu, Bawaslu juga mulai melakukan pemetaan TPS Rawan. Ada tiga indikator TPS Rawan yang jadi perhatian Bawaslu Boyolali, yakni Isu Hak Pilih, Isu Money Politik dan Isu Netralitas Penyelenggara Pemilu.
“Kami masih petakan TPS mana yang rawan sesuai indikator tersebut,” kata Komisioner Bawaslu Boyolali Divisi Pengawasan, Humas dan Hubal, Rubiyanto.
Hasil pemetaan TPS Rawan yang baru diketahui setelah Kamis (11/4/2019) tersebut bakal mendapat pengawasan maksimal dari petugas pengawas. Sehingga penyelenggaraan Pemilu 2019 ini benar-benar berjalan dengan transparan sesuai aturan.
Sementara itu,sebanyak 575 Kotak Suara Pileg dan Pilpres 2019 tiba di Kecamatan Juwangi.(Mul/Red).












Komentar