METROPOS.ID, Sukoharjo – Puluhan dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sukoharjo menggelar aksi pencegahan penularan penyakit, khususnya virus Corona atau Covid-19 dengan 6 langkah cuci tangan standar WHO.
Selain memperagakan 6 langkah cuci tangan, mereka juga membagi – bagikan 1.000 botol cairan “hand sanitizer” secara gratis untuk pengguna jalan yang kebetulan melintas dilokasi aksi, yakni di simpang lima Sukoharjo Kota, Jum’at (13/3/2020).
“Yang perlu menjadi perhatian masyarakat saat ini adalah meningkatkan kesadaran cuci tangan dengan sabun. Selama ini kasus Corona yang terjadi sudah jelas klasternya, sehingga jelas pula penanganannya,” kata Ketua Panitia Kegiatan, Agus Kristiyanto yang juga anggota IDI Sukoharjo.
Dijelaskan oleh Agus bahwa yang perlu diwaspadai saat ini adalah, ketika ada warga yang diduga terkena virus Corona namun tidak diketahui riwayatnya. Hal ini menyulitkan dalam melakukan tracking karena tidak diketahui pula dimana tertularnya.
Penanganan terhadap warga yang diduga terinfeksi virus yang belum diketemukan vaksinnya ini oleh Agus disebutkan sudah jelas, yakni langsung masuk isolasi sehingga tidak menular ke warga lainnya.
“Mayarakat tidak perlu panik. Waspada tapi tidak perlu phobia. Yang jelas pencegahan harus dilakukan dimana salah satunya dengan budaya cuci tangan dengan sabun,” tandasnya.
Sementara, Ketua IDI Sukoharjo, Iskandar mengatakan, aksi yang dilakukan IDI Sukoharjo merupakan bentuk kewaspadaan agar tidak ada warga Sukoharjo terinfeksi virus Corona.
“Salah satu pencegahan yang cukup efektif adalah membersihkan tangan. Untuk itulah kami membagikan “hand sanitizer” pada masyarakat. Harapannya, masyarakat membudayakan membersihkan tangan,” pungkasnya.(Naura/Red).












Komentar