oleh

Pelatihan Ecoprint ICSB Kartasura, Dongkrak Perekonomian UMKM

METROPOS.ID, Sukoharjo – Puluhan peserta dari berbagai daerah dan latar belakang yang terhimpun dalam ICSB (International Council for Small Business) Kartasura, Sukoharjo bekerja sama dengan Arey Shakira mengikuti pelatihan belajar membatik ecoprint selama sehari di aula kantor Kecamatan Kartasura, Sabtu (14/3/2020).

Ketua panitia kegiatan, Yuli Ariyani mengatakan, batik ecoprint diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Selain itu, batik ecoprint juga bisa menjadi daya tarik tersendiri seiring perkembangan dunia fashion.

“Pelatihan (batik) ecoprint ini adalah salah satu kegiatan yang manfaatnya sangat banyak sekali. Selain itu juga bisa mengurangi angka pengangguran karena memiliki nilai ekonomi,” terangnya.

Disisi lain, ecoprint juga ramah lingkungan karena bahan – bahan yang digunakan sumbernya dari alam, seperti daun dan bunga. Dalam prakteknya, ecoprint akan menghasilkan batik yang tak kalah kualitasnya dengan batik canting.

Ecoprint adalah teknik memberi pola pada bahan atau kain menggunakan bahan alam seperti daun dan bunga. Ecoprint akan menghasilkan batik yang tak kalah kualitasnya dengan batik canting.

“Teknik ecoprint ini mudah karena memanfaatkan bahan-bahan alami dari tumbuhan disekitar kita sebagai sumber pola, juga warna bahan-bahan ini berasal dari bunga, daun, batang dan bagian tumbuhan yang lain,” tuturnya.

Dengan dimanfaatkannya tumbuh – tumbuhan sebagai bahan utama ecoprint, maka menurut Yuli ketika banyak yang tertarik menekuni usaha ecoprint otomatis akan mendorong kesadaran masyarakat untuk melakukan penghijauan lingkungan.

“Pada pelatihan ini, para peserta belajar tentang seluk beluk teknik dasar Ecoprint, mengenal daun, bunga, dan bagian tumbuhan apa saja yang bisa mengeluarkan warna, mengkomposisikan daun, serta mengetahui logika lipatan kain,” imbuhnya.

Untuk merangsang ketertarikan peserta terhadap ecoprint, dalam kegiatan ini anggota ICSB Kartasura juga mempertunjukkan hasil kreasi batik ecoprint yang sudah menjadi busana melalui fashion show.

Setelah pelatihan, ICSB juga akan terus memberikan pendampingan agar batik ecoprint bisa terus berkelanjutan. Pendampingan berupa perijinan, sertifikasi dan memberikan ruang promosi pada event-event, baik skala lokal maupun nasional. (Naura/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed