METROPOS.ID, Sukoharjo – Sebanyak 9.000 liter cairan disinfektan yang diangkut menggunakan mobil pemadam kebakaran (Damkar) Sukoharjo disemprotkan ke sejumlah fasilitas umum (fasum) di wilayah Sukoharjo Kota, Jum’at (20/3/2020).
Penyemprotan dilakukan untuk mencegah sebaran virus korona atau Covid -19 dengan menyasar tempat ibadah, gedung perkantoran pemerintah hingga sepanjang pinggir jalan raya yang selalu ramai dengan aktivitas warga.
Kabid Damkar Satpol PP Sukoharjo Margono mengatakan, penyemprotan disinfektan merupakan upaya preventif pemerintah daerah dengan melibatkan seluruh relawan potensi SAR yang ada di Sukoharjo.
“Untuk Damkar, kami melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan kantor Setda seperti tempat – tempat parkir. Terus dilanjut menyemprot sepanjang jalan Jenderal Sudirman menggunakan 2 armada dengan masing – masing tanki berkapasitas isi 3.000 liter, dan tadi habis 3 tanki,” terang Margono.
Dengan memperhatikan perkembangan kondisi yang ada, penyemprotan dilakukan merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran (SE) Bupati Sukoharjo perihal upaya untuk memutus penyebaran Covid-19.
“Jadi ini selain himbauan dari Bapak Bupati juga ada dari teman – teman relawan yang giat bareng dengan kami untuk melakukan pencegahan virus korona,” katanya.
Pasukan damkar Sukoharjo selama ini disebutkan Margono selalu standby 24 jam nonstop. Oleh karenanya akan selalu siap turun membantu melakukan penyemprotan disinfektan kapanpun dibutuhkan sepanjang dapat dijangkau.
” Untuk hari ini, selain di Sukoharjo Kota juga ada penyemprotan oleh teman – teman relawan dan Muspika di wilayah Kec. Grogol dan Kartasura. Kalau bisa penyemprotan ini berkelanjutan sampai status darurat korona dicabut,” imbuhnya.
Diketahui, sehari sebelumnya, Kamis (19/3/2020), Disdagkop dan UKM Sukoharjo telah melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Ir Soekarno, selain itu juga ada kegiatan yang sama di Masjid Agung Baiturrahmah Sukoharjo Kota. (Naura/Red).












Komentar