oleh

Prihatin virus corona, membuat Balon Wabup dari PDIP Boyolali menunda Konsolidasi

METROPOS.ID, BOYOLALI – Balonwabup (Bakal calon Wakil Bupati) Boyolali, Wahyu Irawan merasa prihatin dengan penyebaran wabah virus Corona. Hal itu, juga berdampak pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan digelar pada bulan September nanti.

Beberapa agenda konsolidasi bersama untuk pemenangannya bakal tertunda, meskipun pada Pilkada serentak bulan September nanti melawan kotak kosong. Terlebih, dia juga diusung dari PDIP dan Golkar yang mendominasi lebih dari separuh kursi DPRD Boyolali.

Sementara Wahyu Irawan menyatakan dirinya masih tenang terkait penundaan Pilkada serentak. Baginya, waktu pelaksanaan Pilkada tak jadi masalah sedikitpun untuk pencalonannya nanti.

“Yang terpenting bagi kita untuk meningkatkan partisipasi masyarakat untuk datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara),” kata Wahyu Irawan, Rabu (1/4/2020).

Karena memang, saat ini masyarakat diminta untuk tak menggelar acara yang mendatangkan masa banyak.

“Otomatis beberapa agenda yang direncanakan untuk sementara tak dilaksanakan dulu. Namun kami terus melakukan koordinasi dan kosolidasi dengan tim yang ada melalui teknologi informasi,” katanya.

Dia pun berharap, masyarakat tetap tenang dan tak termakan isu. Yang paling penting tetap melaksanakan imbauan pemerintah untuk melaksanakan pola hidup sehat.

“Semoga ini (wabah) virus ini cepat berlalu dan bisa kembali seperti semula,” imbuh Iwan.

Untuk diketahui pasangan Mohammad Said Hidayat – Wahyu Irawan mendapat rekomendasi dari DPP PDIP untuk maju Pilkada Boyolali 2020. Pasangan diusung PDI Perjuangan dan Partai Golkar itu pun berpotensi menjadi calon tunggal.

Sebab bakal pasangan Calon dari jalur perseorangan sudah gugur, karena syarat dukungan kurang. Sedangkan di DPRD Boyolali, ada 45 kursi. Dari jumlah tersebut 35 kursi sudah direbut PDIP. Kemudian Golkar 4 kursi, PKS 3 kursi, PKB 2 kursi dan Gerindra satu kursi.

Sementara itu Ketua DPC PDIP Boyolali, S. Paryanto, dalam Pilkada Boyolali tahun 2020 ini bagi PDIP ada lawan maupun tidak ada lawan, tidak berpengaruh. Ada lawannya pun pihaknya optimis akan memenangkan Pilkada.

“Ada lawan maupun tidak ada lawan, mohon maaf ya, tidak berpengaruh banget buat kami. Karena kami sudah tertata, sudah solid. Semua lapisan, elemen dan sebagainya itu sudah mapan semua. Jadi kami ibaratnya tinggal nyemprit saja, semua sudah jalan,” ungkapnya. (Mul/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed