METROPOS.ID, SUKOHARJO – Ditengah wabah COVID -19, sebanyak 16 mahasiswa yang menempuh pendidikan di Arab Saudi pulang kembali di Sukoharjo. Sesuai protokol kesehatan, mereka wajib menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID -19, yang juga Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Sukoharjo, Yunia Wahdiyati mengatakan, para mahasiswa tersebut tiba di Jakarta pada Selasa (5/5/2020) lalu menjalani pemeriksaan kesehatan.
“Saat tiba di Jakarta, mereka langsung dilakukan pemeriksaan kesehatan. Alhamdulillaah semua sehat,” kata Yunia, Jum’at (8/5/2020).
Setelah dinyatakan sehat, maka mereka kemudian bertolak ke kampung halaman di Sukoharjo melalui jalur darat. Setiba di rumah, oleh Yunia disebut langsung diminta untuk melapor kepada masing – maaing ketua RT dan diteruskan ke pihak desa.
“Kami sudah koordinasikan dengan gugus tugas di kecamatan dan puskesmas untuk melakukan pemantauan selama isolasi mandiri dirumah,” ujarnya.
Informasi yang didapat, 16 mahasiswa tersebut diketahui berasal dari Kec. Kartasura, Sukoharjo, Bendosari, Mojolaban, Nguter dan Grogol.
Selain mahasiswa yang baru datang dari Arab Saudi, diketahui juga ada kedatangan 3 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari luar negeri yang juga baru tiba di Sukoharjo.
“Ada 3 orang itu dari Baki, Grogol dan Kartasura, semua kondisi sehat, kooperatif dan saat ini isolasi mandiri,” tutur Yunia tanpa mengatakan asal negara tempat TKI ini bekerja.
Mengingat angka kasus COVID -19 di Sukoharjo cukup tinggi (tertinggi di Soloraya), Yunia berharap para mahasiswa dan 3 TKI yang baru pulang ini patuh menjalani isolasi mandiri. (Naura/Red).












Komentar