METROPOS.ID, BOYOLALI – Diduga mengalami gangguan jiwa, seorang anak tega menganiaya ibu kandungnya sendiri hingga tewas dan sempat melukai dua warga lainnya, pada hari Minggu (21/6/2020) kemarin. Hal ini di sampaikan Kasat Reskrim Polres Boyolali, Iptu Ahmad Masdar Tohari.
AM Tohari mengatakan bahwa pelaku pembunuhan adalah Bibit (36) warga Dk. Glinggang, RT 02/RW 03, Ds. Kendel, Kec. Kemis. Pelaku tega menganiaya ibu kandungnya sendiri bernama Sumiyah (60) dan melukai dua warga lainnya yakni Radi (55) dan Nasri (30), yang mencoba mengamankan pelaku. Keduanya mengalami luka di bagian kepala akibat pukulan tongkat dan dibawa ke rumah sakit guna menjalani perawatan.
“Pelaku diduga mengalami gangguan jiwa, hingga tega membunuh ibu kandungnya sendiri,” ujar AM Tohari, Senin (22/6/2020).
Dijelaskan, pelaku sudah diamankan dan dibawa ke RSJ Surakarta. Dan saat kejadian Pelaku diduga sakit jiwanya kambuh. Hal itu juga sudah diketahui oleh ayah pelaku yakni Siman (62), pada pagi hari.
Saat itu, ujar Kasat Reskrim, Siman tetap pergi ke ladang seperti biasa. Yang ada di rumah adalah pelaku dan korban. Namun pada pukul 09.30 WIB, Siman pulang ke rumah dan kaget mendapati rumahnya sudah dipenuhi warga.
“Ternyata istrinya, sudah meninggal dengan luka parah di kepalanya”, terangnya.
Masih menurutnya saat kejadian warga pun beramai- ramai menangkap pelaku. Setelah tertangkap, pelaku diikat tangan dan kakinya agar tidak bisa mengamuk lagi. Warga juga melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Kemusu.
“Begitu menerima laporan, sejumlah petugas langsung mendatangi lokasi kejadian. Pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke RSJ Surakarta guna observasi lebih lanjut. Kami juga mengamankan barang bukti sebilah sabit dan potongan kayu”, ungkapnya.
Menambahkan, Kades Kendel, Kec. Kemusu, Kusmanto mengatakan pada bulan Februari pelaku masuk Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di Surakarta, pulang dari RSJ pada bulan April dikarenakan pelaku dinyatakan sembuh oleh pihak Rumah Sakit.
“Namun, dalam 3 hari terakhir gelagat pelaku kayak terkena gangguan jin, dari tatapan matanya kosong dan pada hari Minggu (21/6/20209) terjadilah peristiwa pembunuhan itu,” imbuhnya. (Mul/Red).












Komentar