oleh

Bupati Sukoharjo Apresiasi Deklarasi Berdirinya Yayasan Ngudi Utomo Sejahtera

METROPOS.ID, SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo yang juga Ketua DPC PDIP Sukoharjo, Wardoyo Wijaya menyambut baik berdirinya Yayasan Ngudi Utomo Sejahtera yang berbasis dari 3 Kecamatan yakni Kartasura, Baki, Gatak.

Informasi yang didapat Selasa (25/8/2020), yayasan yang dikelola oleh sejumlah kader senior PDIP ini bergerak di bidang sosial kemanusian dan kesejahteraan masyarakat.

“Jadi, yayasan ini dari lingkungan tokoh – tokoh PDI Perjuangan Kec. Kartasura, Gatak, dan Baki. Tidak lain tidak bukan akan memberikan dukungan kepada Bu Etik (calon Bupati Sukoharjo)”, terang Wardoyo yang hadir meresmikan pada hari Sabtu (22/8/2020) lalu.

Yayasan yang beralamat di Jl. Pramuka Ds. Wironanggan, Kec. Gatak, ini, disebutkan telah mengantongi SK pengesahan dari Kementerian Hukum dan Ham Nomor AHU-0013370.AH.01.04 tahun 2020.

“Yayasan Ngudi Utomo Sejahtera bergerak di bidang sosial kemanusiaan. Tidak menutup kemungkinan kita juga akan bergerak di bidang seni dan budaya,” kata Sarno, selaku Ketua Harian Yayasan saat ditemui.

Pengesahan pendirian Badan Hukum Yayasan Ngudi Utomo Sejahtera menurutnya berdasarkan Permohonan Notaris Rini Indriati sesuai akta Notaris Nomor 02, tanggal 12 Agustus 2020 yang dibuat oleh Notaris Rini Indriati dengan Nomor Pendaftaran 5020081233100775.

“Dengan SK itu, maka kami telah berbadan hukum, kedepan juga tidak menutup kemungkinan merambah ke bidang pendidikan. Rencananya kami akan mendirikan PAUD,” imbuhnya.

Sebagai pembuktian, dalam acara deklarasi yang digelar dengan menerapkan protokol kesehatan Sabtu lalu, mereka juga menggelar baksos barupa donor darah dan pembagian sembako untuk anak yatim piatu di Ds. Mayang.

“Saat ini anggota kami sudah mencapai 60 orang, menjangkau seluruh lapisan dan beragam latar belakang”, sebutnya.

Dalam pengukuhan berdirinya yayasan, selain ditandatangani Bupati, juga turut menandatangani sebagai saksi,  Ketua DPRD Sukoharjo Wawan Pribadi dan bakal calon Wakil Bupati Sukoharjo pendamping Etik Suryani, Agus Santosa.

“Di yayasan ini, kami tidak membeda – bedakan. Semua bisa kita tampung di yayasan ini,” pungkas Sarno (Naura/Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed