oleh

Geger… Pelaku Perobekan Al Qur’an, Ternyata Penderita Gangguan Jiwa

METROPOS.ID, SUKOHARJO – Jamaah masjid Al Huda, Ds. Dalangan, Kec. Tawangsari, dikejutkan dengan temuan robekan lembaran Al Qur’an didalam masjid saat hendak menunaikan sholat Subuh, Selasa, (6/10/2020) kemarin.

Kitab suci yang biasanya diletakkan di mimbar tersebut ditemukan berserakan dilantai dekat mimbar tempat khotbah dalam kondisi dirobek-robek.

Sontak temuan itu oleh takmir masjid langsung dilaporkan ke Polisi yang langsung datang melakukan olah TKP. Dan tak butuh waktu lama, pelaku yang ternyata seorang perempuan dapat ditangkap.

Dari hasil penyelidikan dan keterangan saksi – saksi, pelaku ternyata seorang perempuan bersinisial ES (49) warga Klaten. Ia diketahui menderita gangguan kejiwaan sejak lama.

“Begitu mendapatkan laporan, petugas Polsek langsung datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Ada 10 saksi yang periksa petugas,” kata Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas saat rilis kasus, Rabu (7/10/2020).

Menurutnya, kasus perusakan Al Qur’an tersebut terjadi pada Senin (5/10/2020) malam sekira pukul 21.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB. Oleh takmir dilaporkan keesokan harinya, Selasa pukul 05.30 WIB dan petugas berhasil menangkap pelaku, sekitar pukul 07.55 WIB.

Dari pemeriksaan petugas, perilaku ES sendiri menunjukkan adanya gangguan kejiwaan. Oleh karenanya, begitu ditangkap, pelaku kemudian di bawa ke RSUD Ir Soekarno untuk evaluasi kejiwaan dan saat ini juga dibawa ke RSJ di Kentingan, Solo.

“Pelaku ini katanya habis mengunjungi kakaknya di Tawangsari. Tetap kami proses, langkah selanjutnya penyidik menunggu hasil evaluasi kejiwaan dari pelaku,” ujarnya.

Sedangkan Takmir Masjid Al Huda, Sriyono yang turut dihadirkan dalam rilis di Mapolres mengatakan, semula saat hendak melaksanakan salat subuh berjamaah, salah satu jamaah yang akan melakukan adzan kaget melihat sobekan Al Qur’an di tempat imam.

“Karena sangat sensitif, kami minta agar tidak disebarluaskan. Setelah sholat subuh, kami baru lapor ke Polsek Tawangsari. Kami berterimakasih pada polisi yang sudah berhasil mengungkap kasus ini,” pungkasnya. (Naura/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed