METROPOS.ID, SUKOHARJO – BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Sukoharjo bersiaga mengantisipasi imbas fenomena alam La Nina yang akan terjadi peningkatan curah hujan sehingga rawan menimbulkan bencana alam seperti banjir, pohon tumbang dan tanah longsor.
Salah satu yang dipersiapkan adalah sejumlah jalur evakuasi di wilayah rawan bencana, dan tempat pengungsian dengan pembuatan dapur umum didalamnya.
“Dapur umum di siapkan di beberapa titik wilayah rawan bencana alam melibatkan masyarakat setempat, Pemdes dan Kecamatan,” kata Ketua Pelaksana BPBD Sukoharjo, Sri Maryanto, Minggu (25/10/2020).
Menurutnya, selama ini di wilayah rawan bencana sudah ada jalur evakuasi sehingga tinggal disosialisasikan kembali untuk kesiapsiagaan masyarakat jika sewaktu – waktu terjadi bencana alam akibat fenomena La Nina.
“Beberapa hari terakhir curah hujan tinggi sudah terjadi di Sukoharjo. Jika terjadi curah hujan tinggi setiap hari, potensi bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang cukup tinggi. Untuk jalur evakuasi warga sudah hafal, termasuk tempat mana saja untuk mengungsi, jadi tinggal disiapkan lagi saja,” terangnya.
Ditambahkan, khusus untuk tempat pengungsian, lokasi yang siap digunakan antara lain bangunan milik pemerintah serta fasilitas umum seperti balai desa, sekolah, masjid, dan lainnya.
“Jadi semua yang diimbau oleh BMKG terkait ancaman La Nina sudah disiapkan di Sukoharjo,” pungkasnya. (Naura/Red)












Komentar