METROPOS.id, Sukoharjo – Berbekal disiplin sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), Shaleha Fitriana Yusuf (20) mahasiswi jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Veteran Bangun Nusantara (UVBN) Sukoharjo meraih medali perunggu cabang olahraga (Cabor) Taekwondo Sea Games 2019.
Mahasiswi semester V yang mengaku tertarik terjun didunia olahraga beladiri karena mengikuti jejak kakaknya ini mengaku, semula diharapkan meraih medali emas. Mengingat pada Sea Games sebelumnya ia meraih medali perak.
“Ya disyukuri saja, karena sekarang perkembangan Taekwondo di Asia Tenggara persaingan antar atlit cukup berat. Kemarin itu, sebelumnya saya menang melawan Malaysia, tapi kalah melawan Kamboja,” ungkap Shaleha, saat ditemui di kampusnya, Senin (30/12/2019).
Dengan pengalaman kekalahan itu, Shaleha yang turun dalam nomor pertandingan Kyorugi bertekat akan lebih serius menyiapkan diri untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Salah satunya yang paling dekat mewakili Jateng dalam PON mendatang.
“Kemarin di Sea Games, lawan saya orang Amerika yang sudah menjadi warga Kamboja, Saya kecolongan di detik – detik akhir. Tiba – tiba blank, hingga kurang bisa fokus,” ucapnya disela bertemu dengan jajaran petinggi kampus didampingi orang tuanya.
Meski pernah cidera, putri pasangan Supadmi – Miyoto yang telah mengoleksi puluhan medali kejuaraan ini, masih terus akan berlatih untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi pada cabor Taekwondo diajang internasional.
Menanggapi capaian prestasi mahasiswanya tersebut, Rektor UVBN Sukoharjo Ali Mursid Wahyu Mulyono yang menyambut Shaleha didampingi sejumlah petinggi kampus, mengaku sangat bangga.
“Secara tidak langsung Shaleha juga membawa nama baik kampus. Tentu kami bersyukur bahwa ternyata mahasiswa kami bisa mengukir prestasi di luar negeri dalam cabor Taekwondo dengan medali perunggu,” ujar Rektor.
Sebagai bentuk penghargaan serta memotivasi mahasiswa lainnya agar berlomba meraih prestasi, Rektor menyampaikan akan memberi bonus. Hanya saja apa yang akan diberikan masih dirahasiakan.
“Mungkin tidak berupa materi, tapi Insya Allah tetap kami berikan. Karena bagaimanapun juga Shaleha sudah berprestasi. Bisa saja akan kami beri kemudahaan – kemudahan lain, contohnya kemudahan akademik atau bea siswa,” pungkas Rektor. (Naura/Red)












Komentar