oleh

Biadab…seorang ibu rumah tangga di Asemrudung di bunuh di depan anaknya

METROPOS.ID, Grobogan – Nasib na’as di alami oleh SITI ASPAROTIN (36) warga Dsn. Tanjungsari, RT 004/005, Ds.  Asemrudung, Kec. Geyer. Pasalnya ia harus tewas dengan sejumlah luka tusukan di sejumlah tubuhnya pada hari Selasa  (24/3/2020).

Dari informasi yang di himpun menyebutkan sekira pukul 01.30 WIB,  salah seorang saksi yakni SITI (80) yang tinggal serumah dengan korban terbangun mendengar suara teriakan korban meminta tolong, setelah itu SITI keluar dari kamar tidurnya yang berhadapan dengan kamar korban untuk melihat apa yang terjadi, saat SITI keluar dari kamar melihat Tersangka berlari keluar dari kamar korban, spontan SITI  langsung berteriak “maling..maling” dan Tersangka berlari menuju ke pintu samping rumah dan melarikan diri, selanjutnya SITI masuk kamar korban melihat korban sudah dalam posisi duduk di lantai dan kepala serta tangan korban diletakan diatas kasur dan dalam keadaan tidak sadarkan diri sedangkan anak korban yang tidur bersama korban di dalam kamar menangis dan berteriak-teriak diatas kasur bersama dengan adiknya yang berumur 1,5 Tahun. Sehingga kegaduhan ini membuat warga sekitar berdatangan dan menolong korban yang bersimbah darah.

Terpisah Kades Asemrudung WITA membenarkan peristiwa pembunuhan tersebut.

“Menurut keterangan sejumlah warga yang ikut menolong korban usai kejadian, korban mengalami luka tusuk benda tajam kurang lebih 10 tusukan,” terangnya.

Masih menurutnya bahwa tadi dari hasil pemeriksaan oleh Tim Inafis Polres Grobogan bersama dengan Tim Medis dari RSUD Purwodadi pada tubuh Korban ditemukan 1 luka tusuk pada kepala bawah Lebar 2 cm, dalam 1 cm, pada punggung kanan korban terdapat  sebanyak 7 luka tusukan keatas masing masing Lebar 2 cm, dalam 1 cm, Lebar 4 cm, dalam 2 cm, Lebar 3 cm, dalam 3 cm, Lebar 2 cm, dalam 0,5 cm, Lebar 2 cm, dalam 1 cm, Lebar 3 cm, dalam 3 cm, Lebar 3 cm, dalam  1 cm, pada punggung kiri korban terdapat 1 luka tusukan  Lebar 4 cm, dalam 4 cm, pada lengan kanan terdapat luka tusukan lebar 2 cm, dalam 1 cm, pada telapak tangan atas sebelah kiri terdapat luka bekas terkena senjata tajam panjang 1 cm, dan pada ibu jari tangan kanan terdapat luka bekas terkena senjata tajam panjang 2 cm.

“Korban meninggal dunia karena banyaknya luka tusukan di tubuh yang mengangkibatkan kehabisan darah dan salah satu tusukan mengenai paru-paru korban,” jelasnya.

WITA juga menambahkan bahwa pelaku menurut informasi adalah S (19) Dsn. Tanjungsari, RT 06/05, Ds. Asemrudung Kec. Geyer, yang kini sudah di amankan di Polres Grobogan.

Sementara itu Kapolsek Panunggalan AKP Wibowo dalam keterangannya mengatakan terduga pelaku pembunuhan warga Desa Asemrudung yang melarikan diri di wilayah hukum Polsek Panunggalan sudah kami tangkap.

“pelaku sudah dibawa dan di amankan ke Polres Grobogan,” singkatnya.

Hingga berita ini di turunkan motif dari pembunuhan tersebut masih di tangani Polres Grobogan. (Awg/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed