Saat olah TKP kasus penembakan istri TNI (Foto Bidhmspoldajtg)
Pihak kepolisian berusaha menemukan jejak kejahatan para pelaku dari awal hingga akhir penembakan. Olah TKP dilakukan berdasar rekaman CCTV diperumahan setempat.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar didampingi Dandim O733/Kota Semarang Letkol Honi Havana langsung memimpin kegiatan olah TKP di lapangan.
Kombes Irwan menyampaikan olah TKP ini digelar di rumah korban dan jalan umum perumahan.
Dari hasil olah TKP, kata dia, ditemukan sejumlah bukti yang mengerucut pada motif aksi, modus operandi dan identitas para pelaku.
Kombes Irwan Anwar juga mengungkapkan ada 4 orang yang terlibat dalam penembakan RW.
Dia juga menghimbau para pelaku agar menyerahkan diri. Sebab, menurutnya, bersembunyi adalah hal yang percuma.
“Paraa pelaku, baik eksekutor, aktor intelektual agar segera menyerahkan diri. Identitas kalian sudah kami ketahui. Bersembunyi itu hanya sesaat, pasti nanti akan tertangkap,” pintanya.
Adapun Dandim Letkol Honi Havana saat diwawancara menegaskan pihaknya membantu penuh kepolisian untuk menangkap para tersangka.
“Kami dari Kodim tidak akan menyerah. Kita bantu polisi tangkap pelaku. Sampai manapun, pelaku bakal kami tangkap,” tegas Honi.
Terkait kegiatan olah TKP penembakan istri TNI itu, Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menjelaskan pihaknya telah menerjunkan tim Jatanras untuk menelusuri jejak para pelaku.
Semua lini di lingkup reskrim, kata dia, bahu membahu agar para pelaku segera tertangkap dan menjalani proses hukum.
Senada dengan Kombes Irwan Anwar, Kabidhumas menjelaskan titik terang yang mengarah pada ungkap kejadian sudah ditemukan.
“Semoga dalam waktu dekat segera terungkap. Mohon doa restu seluruh lapisan masyarakat agar semua berjalan lancar seperti yang diharapkan,” pungkasnya. (@wg/Bidhmspoldajtg/Red).








Komentar