METROPOS.ID, Sukoharjo – Tingkatkan kewaspadaan mengantisipasi datangnya bencana alam akibat intensitas curah hujan tinggi, Pemkab Sukoharjo bersiaga dengan menggelar upacara apel gabungan di halaman Komplek Setda Sukoharjo, Kamis (23/1/2020).
Apel diikuti semua unsur terkait, mulai TNI/Polri, Satpol PP, SAR, BPBD dan relawan tanggap bencana lainnya yang dipimpin Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, didampingi Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas dan Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Chandra Hariyadi Prakosa.
Berbagai perlengkapan sarana dan prasarana yang biasa digunakan dalam penanganan kebencanaan juga turut dibawa sebagai bentuk kesiapan, seperti perahu karet, mesin gergaji, pelampung, mobil ambulan, dan perlengkapan lainnya.
“Apel ini sebagai bentuk kesiapsiagaan Pemkab Sukoharjo bersama TNI-Polri dan instansi terkait lainnya ketika muncul bencana. Jadi, ketika ada bencana alam, kami sudah siap meski harapannya tidak sampai terjadi bencana,” kata Bupati.
Bupati berharap, dengan apel kesiapsiagaan diharapkan jika sewaktu – waktu ada bencana, maka semua personil dari instansi terkait bisa langsung turun tangan tanpa menunggu komando.
“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi ancaman bencana banjir, tanah longsor dan angin kencang dengan melakukan kegiatan gotong royong membersihkan saluran air, melakukan pemangkasan pohon, pengecekan kekuatan rangka rumah dan menutup rekahan tanah,” imbaunya.
Sementara itu Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas menambahkan, selain membentuk tim gabungan, pihaknya juga telah membuka posko bencana alam di Mako Polres dengan perlengkapan yang cukup memadai.
“Ancaman bencana alam bisa datang kapan saja disemua wilayah, karena itu diperlukan kesiapsiagaan khususnya dari jajaran internal Polres Sukoharjo,” imbuhnya. (Naura/Red).












Komentar