oleh

Kasus Remaja Meninggal Saat Latihan Silat,  Polisi Sukoharjo Selidiki Penyebabnya

METROPOS.ID, SUKOHARJO – Duka menyelimuti wajah keluarga almarhum FAS (15), seorang anak remaja warga Ds. Trangsan, Gatak, yang meninggal  menjadi korban saat latihan silat. Bahkan ada salah satu keluarga tak kuasa menahan kesedihannya hingga beberapa kali tak sadarkan diri.

Prosesi pemakaman, Minggu (5/7/2020) berlangsung penuh haru ditengah pandemi COVID -19. Sejumlah pelayat, terutama ibu – ibu terlihat memakai masker sambil menundukkan kepala lantaran larut dalam kesedihan.

Dari penuturan paman korban yang bernama Sutejo (49), keponakannya tersebut meninggal saat latihan silat, Sabtu (4/7/2020) malam. Sebelum berangkat latihan, sekira ba’da Maghrib diketahui dalam keadaan sehat walafiat.

“Habis Magrib berangkat latihan silat itu kondisinya sehat. Tidak sakit apa-apa, malah dikabari sudah di Puskesmas Gatak katanya jatuh saat latihan,” katanya.

Ia mengatakan keponakannya itu sudah lama menjadi anggota salah satu perguruan silat di Gatak. Namun selama pandemi COVID -19, kegiatan latihan dihentikan.

Latihan baru mulai dilakukan untuk kali pertama pada Sabtu malam tersebut. Namun tak disangka, FAS meninggal dunia saat latihan silat. Apalagi saat mengikuti latihan, diketahui dalam kondisi sehat.

“Dari keterangan petugas medis Puskesmas, FAS sudah meninggal dunia saat tiba di Puskesmas Gatak. Keluarga menerima kabar FAS meninggal dunia karena terjatuh saat latihan,” tuturnya.

Oleh keluarga, jenazah FAS dimakamkan di permakaman kampung tak jauh dari kediamannya dengan diantar kerabat dan keluarga.

Sementara, atas kejadian tersebut, Kasatreskrim Polres Sukoharjo, AKP Nanung Nugroho saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya telah mendapat informasi adanya remaja yang meninggal saat latihan silat.

“Kami masih dalami dulu, belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut,”  kata Nanung.

Dugaan sementara,  korban mengalami luka dalam saat sesi latih tanding bersama seorang temannya. Namun antara pelaku dan korban, sama – sama masih dibawah umur.

“Tadi pagi sebelum dimakamkan, jenazahnya terlebih dulu sempat dilakukan otopsi di RSUD Moewardi, Solo,” pungkas Kasatreskrim. (Naura/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed