Sejumlah warga saat berada di kantor Desa Kalipancur (Foto Kermit)
Metropos.id, Batang – Puluhan warga Desa Kalipancur, Kec. Blado, Kab. Batang, Senin (13/3/2023) siang mendatangi balai desa setempat. Mereka mempertanyakan sertifikat mereka yang didaftarkan melalui program PTSL, namun tak kunjung jadi.
Warga mencari keberadaan sekdes (Sekretaris Desa) atau carik berinisial T, yang mengaku menjadi panitia pendaftaran sertifikat massal tersebut.
Sayangnya, sejak Jum’at diburu oleh warga, yang bersangkutan hingga hari ini tak ada di kantor balai desa.
Warga geram, karena sudah membayar biaya administrasi, senilai Rp 350 ribu hingga Rp 500 ribu rupiah. Namun hingga 2 tahun berlalu, sertifikat yang dinanti tak kunjung jadi. Selain itu, sejumlah warga juga mempertanyakan sertifikat mereka yang dipinjam oleh yang bersangkutan, namun tak ada kabarnya. Dugaan warga, sertifikat tersebut digadaikan untuk kepentingan pribadi.
Tahroni selaku Kades (Kepala Desa) setempat yang menemui warga, berjanji akan menyelesaikan permasalahan ini. Pihaknya langsung mendata dan mengumpulkan keterangan dari warga, untuk selanjutnya ditindaklanjuti. (Mit/Red)











Komentar